Dari Jantung Kota ke Lereng Dlingo, TK ABA Kauman Tebar Kepedulian untuk Pendidikan di Wilayah Rawan Longsor

BANTUL (kupass.com) – Semangat saling membantu (ta’awun) dan mempererat tali ukhuwah islamiyah diwujudkan secara nyata oleh keluarga besar TPA, KB, dan TK ABA Kauman Yogyakarta. Mereka menggelar aksi kepedulian sosial yang berpusat di TK ABA Semuten, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, pada Sabtu (30/05/2026). Rombongan yang datang terdiri dari unsur guru, karyawan, pengurus, serta komite sekolah.

Kedatangan rombongan dari jantung Kota Yogyakarta ini disambut penuh kehangatan oleh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Dlingo, para Kepala TK ABA se-Cabang Dlingo, Lurah Jatimulyo, serta Bunda PAUD setempat.

Dalam sambutannya, Ketua PCA Dlingo, Almaratus Salbiyah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas empati dan kepedulian yang didelegasikan untuk TK ABA Semuten. Ia memaparkan bahwa kondisi sekolah tersebut saat ini memang memerlukan perhatian dan uluran tangan bersama.

“Bangunan sekolah saat ini mengalami keretakan dan posisinya berada di area yang rawan longsor. Selain itu, fasilitas kamar mandi sudah tidak layak digunakan, serta sejumlah Alat Permainan Edukatif (APE) banyak yang mengalami kerusakan,” terang Almaratus pilu.

Di tengah jerat keterbatasan sarana dan prasarana tersebut, TK ABA Semuten hingga kini tetap tulus melayani 20 anak didik yang diampu oleh empat orang guru. Ironisnya, para guru tersebut masih menerima penghasilan yang nilainya jauh dari kata layak.

Komitmen Merajut Kebaikan Antar-Amal Usaha ‘Aisyiyah

Merespons kondisi tersebut, Kepala TK ABA Kauman, Emi Widayati, menegaskan bahwa meski institusi yang dipimpinnya kini telah menginjak usia 107 tahun, komitmen untuk menebarkan manfaat dan memperkuat fondasi persaudaraan antar-Amal Usaha ‘Aisyiyah tidak akan pernah luntur.

“Kami ingin terus bergerak menebar kebaikan, kepedulian, dan merajut kebersamaan dengan saudara-saudara kami di TK ABA lainnya. Pada kesempatan ini, kami membawa dan membagikan lima ekor kambing, tali kasih tunai untuk lima orang guru, paket APE, bingkisan untuk anak-anak, serta bantuan beras,” tutur Emi.

Ia juga berpesan agar bantuan yang diserahkan tersebut tidak diukur dari nilai nominalnya. “Jangan dipandang dari nilainya, tetapi pandanglah ini sebagai wujud cinta, perhatian, dan rasa kebersamaan kami. Semoga bisa memberikan stimulus manfaat bagi sekolah di sini,” ungkapnya.

Apresiasi dari Pemerintah Kalurahan

Apresiasi senada juga mengalir dari Lurah Jatimulyo. Pihaknya menilai kepedulian yang diinisiasi oleh TK ABA Kauman merupakan potret teladan yang sangat luar biasa. Bantuan sosial yang diberikan bahkan mampu menjangkau wilayah pelosok perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul. Langkah nyata ini diharapkan menjadi ladang ibadah dan menginspirasi instansi lain.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis lima ekor kambing kurban oleh pengurus yang diwakili Pipit Yusfrita kepada Kepala TK ABA Semuten. Tidak ingin ketinggalan momen, anak-anak dari TK ABA Kauman juga diajak ambil bagian dengan menyerahkan langsung paket alat tulis dan buku kepada teman-teman baru mereka.

Rangkaian kegiatan Ta’awun ini ditutup dengan khidmat melalui pengajian yang disampaikan oleh Ustadzah Dewi Widiyastuti. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beramal serta menjauhi sifat sombong agar setiap bulir kebaikan yang ditanam murni mengharap ridha Allah SWT.