Kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah Resmi Pimpin PD IPSI Gunungkidul Periode 2026-2030

WONOSARI (kupass.com) – Gelaran Musyawarah Kabupaten (Musykab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) akhirnya resmi menobatkan Sudarmaya sebagai Ketua IPSI Gunungkidul yang baru. Acara yang menjadi tonggak penting bagi dunia persilatan ini dilangsungkan di Gedung Dinparekrafpora Gunungkidul pada tanggal 18 April 2026.

Tampak hadir dalam Musykab tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga, Ketua KONI Gunungkidul, serta segenap delegasi dari berbagai Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Gunungkidul. Secara keseluruhan, prosesi Musykab berjalan dengan lancar, kondusif, dan sesuai dengan yang diharapkan.

Pemilihan Ketua Baru: Kang Moyo Raih Suara Terbanyak

Agenda utama Musykab kali ini adalah memilih susunan pengurus baru untuk periode kepemimpinan 2026–2030. Sebelumnya, panitia telah melakukan proses penjaringan dari perguruan-perguruan silat yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Proses penjaringan tersebut berhasil memunculkan tiga nama kandidat kuat sebagai Calon Ketua Umum, yakni Bapak Sukadi (incumbent) dari Persinas ASAD, Bapak Sutardi dari Tapak Suci, serta Sudarmaya—yang akrab disapa Kang Moyo—dari perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Dari total 13 konstituen perwakilan perguruan yang hadir dan memiliki hak suara sah dalam Musykab, proses demokrasi ini menobatkan Sudarmaya sebagai Ketua Umum baru PD IPSI Gunungkidul setelah berhasil meraup mayoritas mutlak, yakni 9 suara.

Apresiasi dan Target Prestasi IPSI ke Depan

Sebagai Ketua Umum terpilih, Kang Moyo dalam pidato sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh rekan-rekan perguruan pencak silat se-Kabupaten Gunungkidul yang telah mempercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepadanya.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh perguruan di Gunungkidul yang telah mendukung dan memberikan amanah besar ini. Selanjutnya, kami sangat memohon dukungan, masukan, saran, serta kerja sama yang solid dari seluruh perguruan sehingga ke depan roda organisasi bisa berjalan dengan baik dan dinamis,” ungkap Kang Moyo.

Ia juga menaruh harapan besar agar di masa kepemimpinannya, IPSI Gunungkidul dapat menorehkan prestasi yang jauh lebih gemilang. Hal ini merujuk pada capaian membanggakan kontingen IPSI Gunungkidul pada pergelaran PORDA dan POPDA DIY yang lalu.

“Gunungkidul yang selama ini kerap dipandang sebelah mata dan biasanya menempati posisi juru kunci, ternyata pada pergelaran event tahun 2025 lalu berhasil mendobrak dominasi dan meraih posisi ke-3. Ini menjadi pelecut semangat kita semua untuk lebih giat berlatih,” tegasnya.

“Dengan kerja keras dan kepercayaan diri, kami yakin bahwa satu per satu mimpi dan prestasi itu pasti bisa diraih pada masa yang akan datang,” pungkas Kang Moyo optimistis.