Sosialisasi Keuangan Haji BPKH Gandeng Muhammadiyah DIY, Salurkan 1.000 Beasiswa

Ketua PWM DIY tegaskan Muhammadiyah sebagai satu dari empat pilar keistimewaan Yogyakarta. Soliditas terbukti lewat kursi DPD RI.

YOGYAKARTA (kupass.com) – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali memperkuat sinergi dengan elemen ormas Islam terbesar di Yogyakarta. Bertempat di UMY Dormitory, BPKH menyelenggarakan Sosialisasi Keuangan Haji BPKH pada Senin (09/02/2026).

Acara strategis ini mengundang jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pimpinan Daerah, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU). Langkah ini dinilai tepat mengingat posisi Muhammadiyah yang sangat rooted (mengakar) di masyarakat Yogyakarta.

Muhammadiyah: Satu dari Empat Pilar DIY

Sosialisasi Keuangan Haji BPKH Gandeng Muhammadiyah DIY

Ketua PWM DIY, Ustadz Ikhwan Ahada, dalam sambutannya mengapresiasi kepercayaan BPKH. Ia menegaskan posisi strategis persyarikatan dalam peta sosiologis Yogyakarta.

“Muhammadiyah merupakan salah satu dari 4 Pilar Kebangsaan di DIY, bersanding dengan Kraton Ngayogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Taman Siswa,” tegas Ikhwan.

Lebih lanjut, Ikhwan menyebut bahwa Muhammadiyah adalah unsur pendorong pembangunan vital, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), ekonomi, kemanusiaan, hingga kesehatan. Bukti soliditas Muhammadiyah DIY pun tak main-main.

“Muhammadiyah DIY merupakan satu-satunya yang selalu berhasil mengantarkan kader terbaiknya menjadi anggota DPD RI. Ini bukti bahwa warga Muhammadiyah DIY solid. Maka, bekerja sama dengan Muhammadiyah adalah langkah strategis dan tepat,” imbuhnya.

Optimalisasi Dana Haji dan Bantuan Pendidikan

Dalam Sosialisasi Keuangan Haji BPKH ini, dipaparkan tantangan penyelenggaraan haji saat ini. Dengan kuota 221.000 jamaah per tahun, masa tunggu haji nasional kini mencapai 26 tahun.

Kondisi ini menuntut BPKH untuk terus melakukan optimalisasi pemanfaatan dana haji demi kemaslahatan umat. Dana yang mengendap harus dikelola agar memberikan nilai manfaat (imbal hasil) yang bisa menopang biaya haji yang terus naik.

Kabar gembira menutup acara ini. Sebagai wujud nyata kemaslahatan dana abadi umat, BPKH menyerahkan bantuan 1.000 kuota Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini ditujukan bagi siswa-siswi madrasah se-DIY, menegaskan komitmen BPKH dalam mendukung pendidikan umat.