Berawal dari gerakan Bank Sampah, Ranting termuda ini buktikan dakwah nyata dengan hadirkan armada layanan umat ke-23 di Gunungkidul.
WONOSARI (kupass.com) – Meski usianya masih seumur jagung, pergerakan dakwah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wunung patut diacungi jempol. Sebagai bukti nyata pengabdian kepada masyarakat, Ambulan PRM Wunung resmi diluncurkan pada Jum’at Malam (02/01/2026).
Peluncuran armada kemanusiaan ini digelar di Balai Padukuhan Teguhan, Wunung, Wonosari, dan dihadiri oleh lebih dari 500 jamaah yang memadati lokasi pengajian.

Embrio dari “Sampah-Mu” Menjadi Ranting Mandiri
Perjalanan hadirnya fasilitas ini memiliki latar belakang yang inspiratif. PRM Wunung adalah ranting termuda yang baru dikukuhkan setahun lalu, tepatnya pada Desember 2024.
Embrio pergerakan ini bermula dari kegiatan taklim ibu-ibu yang kemudian berkembang menjadi organisasi ‘Aisyiyah. Semangat mereka kian menyala dengan inisiasi program “Sampah-Mu”, sebuah gerakan pemberdayaan warga melalui Bank Sampah. Dari kemandirian inilah, semangat untuk memiliki fasilitas umat terus tumbuh hingga akhirnya PRM Wunung terbentuk.
Armada ke-23: Melayani Tanpa Sekat
Kehadiran Ambulan PRM Wunung ini menambah deretan armada kemanusiaan milik persyarikatan. Tercatat, mobil ini menjadi armada ke-23 yang dimiliki oleh jaringan Ambulan Muhammadiyah di Gunungkidul.

Dalam sambutannya, pengurus menegaskan bahwa kendaraan ini adalah perwujudan nilai-nilai Muhammadiyah yang rahmatan lil ‘alamin. Pemanfaatannya terbuka luas bagi seluruh warga Kalurahan Wunung dan sekitarnya tanpa memandang latar belakang organisasi. Siapa pun yang membutuhkan layanan pengantaran pasien atau jenazah dapat mengakses fasilitas ini.
Apresiasi Tokoh dan Pengajian Akbar
Acara peresmian ditandai dengan prosesi peluncuran yang disaksikan langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosari, Drs. Sumiyat, Lurah Wunung Sudarto, perwakilan LazisMu Gunungkidul, serta Forum Penggiat Ambulan Muhammadiyah.
Kemeriahan acara ditutup dengan siraman rohani oleh Ustadz Sugiyarto, S.E.I. dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, yang membakar semangat jamaah untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat).
