Talk Show Ardi Mendengar, Bedah Gagasan Pemuda Gunungkidul

Wonosari, (kupass.com)–Sejumlah Tokoh Pemuda di Gunungkidul berkumpul untuk mengikuti Talk Show bertajuk Ardi Mendengar. Acara yang diinisiasi oleh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD ini untuk membedah gagasan tentang pembangunan untuk memajukan Kabupaten Gunungkidul.

Selain menghadirkan bakal Calon Wakil Bupati dari PAN Mahmud Ardi Widanto, acara ini juga menghadirkan tokoh pemuda Gunungkidul seperti Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Heri Santosa, Ketua Pokdarwis Wisata Nglanggeran Sugeng Handoko dan perserta yang terdiri dari perwakilan Ormas dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di Gunungkidul.

Talk Show Ardi Mendengar
Talk Show Ardi Mendengar

Talk Show Ardi Mendengar ini mengambil tema Peran Pemuda & Pariwisata dalam rangka pengentasan Kemiskinan.

“Kami menginisiasi kegiatan ini. Menghadirkan Bacawabup Mahmud Ardi Widanto dengan harapan bahwa beliau mengetahui permasalahan tentang Pemuda & Pariwisata serta kemiskinan di Gunungkidul,”terang Sekretaris DPD PAN Gunungkidul Anwarudin, Kamis (23/05/2024) di Resto Rinten Ndalu.

Diskusi yang diikuti pemuda ini disebut Anwarudin sangat menarik karena banyak masukan, saran, bahkan kritik terhadap pembangunan di Gunungkidul.

Para narasumber membedah sesuatu yang sangat luar biasa. Seperti Sugeng Handoko dengan ide yang disampaikannya mengenai kemajuan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Sugeng menyebut bahwa potensi semuanya ada di Gunungkidul.

“Bicara Gunungkidul ada 2 hal, yakni geografis dan modal sosial. E-tiketing pariwisata di era digital ini dan adanya inovasi. Pemuda lebih penting karena dimana ada pemuda desa wisata lebih cepat berkembang,”terang Anwarudin.

Komunikasi dan jejaring dikatakannya dapat ditingkatkan pada internal serta pemerintah jangan banyak rotasi birokrasi diawali tiba-tiba sudah berubah.

“Pemuda harus mengambil peran,”imbuhnya.

Sementara itu Bacawabub PAN Mahmud Ardi Widanto, merasa terpanggil untuk turut serta membangun Gunungkidul. Potensi, peluang, dan permasalahan ini perlu diidentifikasi secara mendalam, untuk mendapatkan solusi mujarab.

“Pemikiran dan konsep yang saya miliki tentu akan lebih lengkap dan mantap tatkala dielaborasi dengan banyak pemikiran serta masukan dari berbagai stakeholder di Gunungkidul,”pungkasnya.