Ketua PP Muhammadiyah, Hilman Latief, apresiasi Aksi Jaki 2025 sebagai sarana syiar dakwah dan kampanye olahraga yang menyentuh semua lapisan masyarakat.
GIRISUBO (kupass.com) – Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menggelar Aksi Jalan Kaki (Jaki) 113 KM. Kegiatan akbar yang mengelilingi hampir seluruh wilayah DIY ini akan menjadikan Gunungkidul sebagai saksi di dua etape krusialnya.

Aksi Jaki 2025 ini telah dimulai sejak 10 November lalu dari kantor PWM dan akan berakhir tepat pada Hari Milad Muhammadiyah, 18 November 2025.
Gunungkidul Tuan Rumah 2 Etape
Aksi jalan kaki ini dibagi menjadi 9 etape, di mana Kabupaten Gunungkidul mendapat giliran di etape 2 dan etape 7.
- Etape 2 (Telah Selesai): Sukses dilaksanakan pada 11 November 2025, mengambil rute dari kantor PDM di Wonosari menuju Pondok Pesantren Muhammadiyah Daarul Khoir di Nglipar.
- Etape 7 (Akan Datang): Mengambil rute yang dinilai paling eksotis dan menantang. Peserta akan menyusuri kawasan Bengawan Solo Purba dan Dusun Wisata di Wotawati, Kapanewon Girisubo, kemudian berjalan melintas Gunungkidul hingga kawasan Pantai Indrayanti.
Dakwah Sambil Kampanye Olahraga

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk khidmat nyata kepada persyarikatan.
“Selain sebagai sarana dakwah dan syiar yang akan menyentuh semua lapisan masyarakat, jalan kaki ini sekaligus sebagai kampanye olahraga,” terang Hilman.
Ia menambahkan bahwa jalan kaki adalah olahraga ringan yang hemat, memiliki banyak manfaat, dan kini semakin menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Terbuka untuk Umum, Warga Bisa Bergabung
Aksi Jaki 2025 ini terbuka untuk masyarakat umum dan kader Muhammadiyah dari berbagai ortom dan lembaga, seperti ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Hizbul Wathan, BikersMu, dan AMM.

Warga Gunungkidul yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan diri melalui contact person yang telah disediakan. Peserta akan mendapatkan fasilitas seperti kaos, dokumentasi, dan lainnya.
Panitia juga menegaskan bahwa peserta tidak diwajibkan mengikuti semua etape. Warga bisa memilih etape terdekat, seperti Etape 7 di Gunungkidul, yang akan dimulai pada pukul 07.00 WIB pagi dari Dusun Wotawati.
