Kolaborasi masif Teachers Preneur dengan Pemkab hingga KNPI, hadirkan motivator Syafii Efendi untuk jawab tantangan kesejahteraan guru.
WONOSARI (kupass.com) – Ribuan guru SD dan MI dari berbagai penjuru memadati Taman Budaya Gunungkidul (TBG) pada Selasa (13/01/2026). Antusiasme luar biasa ini terlihat dalam gelaran Seminar Nasional Guru bertajuk “How To Be A Great Teacher” yang diselenggarakan oleh Teachers Preneur Nusantara.

Seminar ini terselenggara berkat kolaborasi masif antara Teachers Preneur dengan Pemkab Gunungkidul, Dinas Pendidikan, Kemenag, Dikdasmen PNF PDM Gunungkidul, KNPI, dan PDPM Gunungkidul.
Dibagi Dua Sesi, Total Peserta Tembus 1.900 Orang
Saking banyaknya peserta, panitia membagi seminar menjadi dua sesi. Sesi pertama yang dimulai pukul 08.00 WIB diikuti oleh hampir 1.000 guru SD Negeri dan Madrasah di lingkungan Kemenag.
Sementara sesi kedua pada pukul 13.00 WIB dipadati oleh sekitar 900 guru dan tenaga kependidikan dari lingkungan Muhammadiyah.
Gaji Rendah, Guru Didorong Jadi Teacher Preneur
Seminar Nasional Guru ini menghadirkan pembicara nasional bersertifikat BNSP, Syafii Efendi, M.M., dari Teachers Preneur Nusantara. Dalam paparannya, Syafii menyoroti realitas masih rendahnya gaji guru di Indonesia.
Oleh karena itu, selain mendorong guru untuk terus belajar dan kreatif dalam mentransfer ilmu di kelas, Syafii juga menekankan pentingnya mengembangkan skill di luar jam mengajar.

“Para guru didorong untuk mengembangkan kemampuan berwirausaha (teacher preneur) agar dapat membantu meningkatkan perekonomian mandiri,” tegasnya.
Kolaborasi untuk Kemajuan Pendidikan
Sementara itu, Ketua KNPI Gunungkidul, Heri Santosa, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pemuda dan pendidik di Gunungkidul harus terus dimotivasi untuk maju.
“Kami menerima ajakan kolaborasi dari Teachers Preneur ini dengan harapan akan menjadi media yang bagus untuk memotivasi kawan-kawan. Tujuannya agar mereka terus menumbuhkan kemampuan, mengasah keterampilan, dan berkontribusi lebih banyak untuk dunia pendidikan,” pungkas Heri.
