Ngawen, Gunungkidul – Program unggulan Baznas Kabupaten Gunungkidul, yaitu Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kembali menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Baznas Gunungkidul berhasil menyelesaikan bedah rumah sebanyak 25 unit pada awal bulan Agustus ini.
Salah satu lokasi yang menjadi saksi peresmian rumah layak huni adalah di Dusun Tancep, Kapanewon Ngawen, yakni rumah milik Ibu Sutinem. Lokasi ini dipilih menjadi simbol peresmian oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, SE., MP. yang didampingi oleh berbagai tokoh penting lainnya.

Ketua Baznas Gunungkidul, Drs. Mustangid, M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada segenap pamong desa dan masyarakat sekitar yang turut mendukung pelaksanaan program bedah rumah ini.
“Terima kasih kepada warga sekitar rumah Ibu Sutinem dan masyarakat di 24 lokasi lain yang telah bahu-membahu dalam melaksanakan bedah rumah ini,” ujar Mustangid dalam sambutannya.
Baznas Gunungkidul, yang telah menyelesaikan 25 unit rumah pada pekan ini, menargetkan 80 rumah dalam program ini. Minggu depan, sebanyak 13 rumah lainnya akan segera dibangun. Program bedah rumah ini merupakan bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi instrumen untuk memerdekakan harta yang dimiliki, sekaligus memberikan manfaat sosial yang besar bagi masyarakat.
Zakat Sebagai Pemicu Kesejahteraan Sosial
Mengusung tema “Zakat Memerdekakan Harta Kita”, Baznas Gunungkidul menghadirkan momen ini sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang tidak hanya sekedar simbolis, tetapi juga memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan sosial masyarakat. Dalam acara peresmian ini, hadir pula kepala-kepala OPD dan stakeholder terkait, termasuk program PKH, yang turut menyemarakkan acara.

Dr. Dewi Irawati, M.Kes., Asisten Kesejahteraan sekaligus Ketua Panitia Perayaan HUT Kemerdekaan RI Gunungkidul, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya program ini dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial.
“Peresmian rumah ini bukan hanya soal memperbaiki fisik, tetapi juga soal menghadirkan tempat yang layak bagi keluarga untuk tumbuh dan menghadap masa depan yang lebih baik,” jelas Dewi. Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam memperkokoh semangat kemerdekaan dengan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Gunungkidul.
Kerja Nyata Baznas Gunungkidul dalam Membantu Masyarakat
Bupati Gunungkidul, melalui sambutan yang disampaikan oleh Dr. Dewi Irawati, memberikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Gunungkidul yang telah menunjukkan pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Ia berharap bahwa peresmian rumah layak huni ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap saudara kita yang membutuhkan. Baznas telah menunjukkan bahwa zakat bisa digunakan untuk kemaslahatan umat, serta sebagai instrumen yang mendukung pemerataan sosial,” ungkap Bupati Gunungkidul dalam sambutannya yang disampaikan melalui Dewi Irawati.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kerja nyata, sebagai wujud merawat kemerdekaan yang telah diraih dengan penuh perjuangan.
Gotong Royong untuk Kesejahteraan Bersama
Peresmian rumah layak huni di Dusun Tancep ini menandai langkah besar dalam mewujudkan harapan bersama, yakni tercapainya kesejahteraan sosial melalui program yang berbasis zakat. Dengan semakin banyaknya rumah yang direnovasi, Baznas Gunungkidul mengajak masyarakat untuk terus mendukung inisiatif positif ini.
“Semoga langkah-langkah kecil yang kita ambil melalui program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kita dapat merayakan kemerdekaan dengan lebih berarti. Gotong royong adalah kunci untuk merawat kemerdekaan yang kita nikmati ini,” kata Dewi.
Kesimpulan
Dengan suksesnya peresmian 25 rumah layak huni di Gunungkidul, Baznas kembali membuktikan komitmennya dalam menjalankan amanah zakat yang tepat sasaran. Program bedah rumah ini tak hanya memberikan perubahan fisik pada rumah yang direnovasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi keluarga penerima untuk memiliki kehidupan yang lebih layak. Sebagai bagian dari rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke-80, kegiatan ini menjadi simbol betapa pentingnya semangat gotong royong dan kerja nyata dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Mari kita rawat kemerdekaan ini dengan kepedulian yang nyata dan teruskan semangat kebersamaan untuk masa depan yang lebih baik.
