Workshop Pengelolaan Sampah, Timdis Indonesia Beberkan Solusi Tuntas Tata Kelola Limbah Medis

  • Bagikan
Pendiri PT Timdis Arif Solikhin
Pendiri PT Timdis Arif Solikhin

Yogyakarta, (kupass.com)–PT Timdis Indonesia menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Pengelolaan Limbah Medis Berbasis Wilayah di Hotel Grand Dafam Rohan
Jalan Janti, Gedong Kuning Yogyakarta, Rabu (10/11/2021). Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Kesehatan DIY bekerjasama dengan Pengda HAKLI DIY tersebut dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 Tahun 2021.

Kegiatan secara luring dan daring ini dihadiri sejumlah Pimpinan SKPD Kabupaten/Kota se DIY, Direktur Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas serta sejumlah pengurus daerah (Pengda) Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia DIY.

Arif S (baju Putih) & Irawan Broto (batik Biru)
Arif S (baju Putih) & Irawan Broto (batik Biru)

PT. Timdis Indonesia Dinamis yang dipimpin oleh Arif Solikhin menurunkan 3 Personil untuk menyampaikan solusi tuntas paripurna untuk mengelola Limbah Medis Berbasis Wilayah.

Kepada awak media pria kelahiran Lamongan itu membekaskan, bagaimana dia membangun layanan Konsultansi, pendampingan , pelatihan dan sertifikasi untuk mewujudkan tata kelola limbah padat fasilitas pelayanan kesehatan yang sesuai standar secara tuntas dan bertanggungjawab.

“Kami memulai ini dari pinggiran Jogja Untuk Indonesia yakni Program zero waste Hospital
Ekosistem limbah padat pola 3R yakni Reduce, Reuse dan Recycle,”ucap Arif Solikhin, Kamis (11/11/2021).

“Program Zero Waste Hospital menjadi solusi permasalahan pengelolaan limbah medis, termasuk residu limbah hasil samping Fasilitas Autoclave dikelola secara tuntas melalui inovasi teknologi ramah lingkungan dan kemitraan tata kelola pola 3R inovasi teknologi lain yang tepat guna yang berkelanjutan,”pungkas Arif Solikhin.

Peserta Workshop
Peserta Workshop

Sementara itu Irawan Murti Broto selaku Selaku Direktur Umum PT Timdis Indonesia Dinamis, mengaku berkomitmen bersama mitra afiliasi pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat dalam sinergi membangun ekosistem peran serta tanggungjawab mendukung rencana penyelenggaraan pengelolaan limbah fasyankes berbasis wilayah DIY. Pihaknya menawarkan skema standar sistem tata kelola limbah padat yang terintegrasi berbasis pelaporan sistem informasi serta layanan dukungan kemitraan pelaku usaha penyedia barang dan jasa bidang pengelolaan limbah dengan layanan dukungan dari tim advisor akademisi berbasis riset dan inovasi rekayasa teknologi pengolahan limbah yang berwawasan ramah lingkungan.
Dari sisi penerapan standar tata kelola, pihaknya konsisten mendorong pemenuhan persetujuan lingkungan perijinan usaha berbasis resiko untuk KBLI pengumpulan dan KBLI pengelolaan limbah Fasyankes.

Baca Juga:  Dampak PPKM Darurat, Karaoke Dan Tempat Hiburan Ditutup

“Ini dalam rangka pemenuhan persetujuan teknis serta penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) sesuai ketentuan PP Nomor 22 Tahun 2021 dan Permen LHK RI Nomor 06 Tahun 2021,”pungkas pria yang akrab disapa Broto itu.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *