Gelar Pelatihan UMKM Gunungkidul, Dinas Koperasi Gandeng Dosen Amikom Ajarkan Promosi Jualan Pakai AI

WONOSARI (kupass.com) – Geliat ekonomi kerakyatan di Bumi Handayani terus dipacu. Guna mendongkrak kapasitas para pelaku usaha, Dinas Koperasi menyelenggarakan Pelatihan UMKM Gunungkidul bidang kewirausahaan yang bertempat di Aula BMT Ummat, Wonosari.

Pelatihan UMKM Gunungkidul Dinas Koperasi Ajarkan AI

Kegiatan intensif yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 10 hingga 12 Maret 2026 ini, fokus pada akselerasi bisnis di era digital. Dari sekitar 80 pendaftar yang antusias mengikuti seleksi via media sosial, hanya 30 peserta terpilih yang beruntung mendapatkan gemblengan langsung dari mentor profesional.

Antusiasme Tinggi, Seleksi Ketat

Perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Yahdi, S.E., dalam sambutan pembukaannya mengungkapkan rasa takjub atas tingginya minat masyarakat.

“Pelatihan ini ternyata sangat menarik minat para pelaku UMKM di Gunungkidul. Ini terbukti dengan banyaknya jumlah pendaftar. Namun begitu, karena adanya berbagai keterbatasan, maka pelatihan baru bisa diikuti oleh 30 peserta saja,” terang Yahdi.

Selama tiga hari penuh, para peserta mendapatkan materi daging, mulai dari penyusunan kerangka bisnis melalui Business Model Canvas (BMC) hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk keperluan promosi, marketing, dan pembuatan konten digital.

Gandeng Pakar AI dari Universitas Amikom

Untuk memastikan materi relevan dengan perkembangan zaman, panitia menghadirkan deretan narasumber berpengalaman yang merupakan dosen-dosen pakar dari Universitas Amikom Yogyakarta.

Salah satu pengampu materi AI, Yusuf Amri Amrullah, menegaskan bahwa kecerdasan buatan bukanlah hal yang perlu ditakuti, melainkan alat bantu yang sangat ampuh. “Teknologi AI jika digunakan dengan tepat akan sangat membantu kita dalam menjalankan dan membesarkan skala bisnis,” ungkapnya.

Suasana Pelatihan UMKM Gunungkidul Di Aula BMT Ummat Wonosari, Peserta Sedang Belajar Pemanfaatan Teknologi AI Bersama Dosen Amikom.

Yusuf juga dibuat terkesan dengan tingkat inovasi dari para peserta yang hadir dari berbagai pelosok Gunungkidul. Produk yang dibawa bukan sekadar makanan ringan biasa, melainkan karya-karya bernilai jual tinggi seperti topeng kayu, suvenir dari limbah kayu, keripik kimpul, dan aneka olahan pangan lainnya.

“Terima kasih kepada peserta yang sangat antusias. Produk-produk yang dihasilkan sangat inovatif dan memiliki peluang besar untuk bisa berekspansi ke pasar yang lebih jauh lagi”

Yusuf Amri Amrullah

Melalui pelatihan kewirausahaan ini, UMKM didorong untuk terus beradaptasi dengan kecepatan teknologi informasi. Sebagai bentuk dukungan penuh, selain mendapatkan ilmu, jejaring relasi (networking), dan sertifikat resmi, para peserta juga mendapatkan fasilitas berupa bingkisan dan uang saku.