Wonosari, (kupass.com)—Gelaran ngaji seni dengan sajian dakwah kultural, macapatan, geguritan da puisi semarak di panggung Lembah Desa Pulutan. Dakwah kultural tentang pentingnya muhasabah diri agar kita mampu menjadi manusia yang sadar diri bila berdosa dan punya kemauan untuk memperbaiki diri.
Waktu selalu berubah dan kita harus mengikuti waktu yg berubah tersebut dengan selalu diisi dengan amal kebajikan agar kota beruntung dunia dan akherat disampaikan Kang Jay sebutan Ustadz Jayadi, S.Pd.I, M.S.I dilanjutkan tetembangan oleh Mas Anto, Karti, Rani dan Ummu. Tampil membacakan macapat dan geguritan dg judul Wanita Aisyiyah oleh Ibu Hj. Yanuasih dari Aisyiyah dan pembacaan puisi oleh ketua Sanggarmu Gunungkidul Ustadz Aji Firmandi, M.Pd.
Selain ngaji seni LSB PDM Gunungkidul juga menggelar sodaqoh sayur sempulur untuk para peserta dan pengunjung. Para pengunjung terutama para ibu antusias mengambil sayur sempulur gratis. Kesan dari pengunjung tentang kegiatan ngaji seni dan berbagi malam ini sangat bagus dan bermakna.
Kang Jay yang juga bertindak sebagai ketua kegiatan menyampaikan bahwa ngaji seni ini sudah dilaksanakan yang ke tujuh kalinya sebagai bentuk dakwah kultural yang menyentuh masyarakat langsung. Kang Jay menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan support baik tempat, sound dan support dana oleh para donatur terutama Ustad Ir. Imam Taufik anggota DPRD DIY dan Bapak Tom Bima sebagai tokoh masyarakat Pulutan dan para pengunjung Lembah Desa Pulutan yang antusias mengikuti sampai akhir acara.
