Waspada Cuaca Ekstrem! MDMC Gunungkidul Jadi Garda Terdepan Penanganan Bencana, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Lapangan

Intensitas hujan tinggi dan angin kencang memicu kerusakan di Rongkop dan Ponjong. RS PKU Wonosari sumbang alat arborist untuk dukung mobilitas relawan.

WONOSARI (kupass.com) – Memasuki awal Januari 2026, Kabupaten Gunungkidul dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem. Curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir telah memicu sejumlah insiden kebencanaan dan pemadaman listrik di beberapa wilayah.

Waspada Cuaca Ekstrem! MDMC Gunungkidul Jadi Garda Terdepan Penanganan Bencana, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Lapangan
Waspada Cuaca Ekstrem! MDMC Gunungkidul Jadi Garda Terdepan Penanganan Bencana, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Lapangan

Menghadapi situasi ini, Muhammadiyah Disaster Management Center atau MDMC Gunungkidul kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam kesiapsiagaan dan respons cepat penanganan bencana.

Koordinasi dan Peringatan Dini

MDMC Gunungkidul aktif melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memantau prediksi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Januari.

Ketua MDMC Gunungkidul, H.M. Yogandha Tyasmoko, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. “Kami himbau masyarakat untuk mengikuti arahan, memperhatikan lingkungan sekitar, dan sebisa mungkin mengurangi aktivitas di lapangan agar terhindar dari hal yang tidak diharapkan,” tegasnya.

Image
Image

Respons Cepat di Berbagai Titik

Kesiapsiagaan MDMC bukan sekadar imbauan. Pada pekan pertama Januari saja, tim MDMC telah terjun melakukan respons cepat di sejumlah titik.

Image
TIM MDMC dan KOKAM Gunungkidul

Di Kapanewon Rongkop, tepatnya di Saban, tim menangani dampak angin kencang yang merobohkan beberapa rumah. Musibah serupa juga menimpa salah satu unit bangunan sekolah di Kapanewon Ponjong. Bahkan, tim MDMC juga bergerak cepat menangani insiden talud longsor yang terjadi malam ini (Sabtu, 11/01/2026), mengingat kondisi tanah yang labil.

Image
Image

Dukungan Peralatan dari RS PKU Wonosari

Kerja keras relawan MDMC mendapat dukungan penuh dari Amal Usaha Muhammadiyah. RS PKU Muhammadiyah Wonosari baru-baru ini menyerahkan bantuan alat arborist untuk mendukung mobilitas tugas di lapangan.

Image
Image

Bantuan berupa 1 unit chainsaw, life jacket, full body harness, dan peralatan pendukung lainnya diserahkan langsung oleh Direktur RS PKU Wonosari, dr. Kunto Budi Santoso, kepada Ketua MDMC Gunungkidul pada Rabu (7/1/2026).

Bagi masyarakat Gunungkidul yang ingin berpartisipasi mendukung penanganan bencana cuaca ekstrem ini, donasi dapat disalurkan melalui rekening LazisMu Gunungkidul di BPD DIY dengan nomor rekening 807241000497 a.n. LazisMu Gunungkidul.