Peristiwa

Longsor di Jurangjero, Ancam Lima Rumah Warga

Ngawen, (kupass.com)–Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen membuat talud yang berada di pekarangan milik Sarmo mengalami longsor, Sabtu (12/02/2023). Peristiwa bencana longsor ini mengancam sebanyak lima rumah warga Padukuhan Kaliwuluh.

Informasi yang berhasil dihimpun peristiwa tanah longsor ini terjadi sekira pukul 18.18 WIB. Bencana alam ini terjadi lantaran hujan intensitas lama membuat air meresap ke retakan tanah. Lantaran tanah tak mampu menahan air sehingga menyebabkan talud ambrol.

“Data kerusakan terdampak yakni jalan Kabupaten penghubung Ngawen Wonosari Jurangjero. Kondisi retak dan berbahaya apabila di lewati. Selain itu juga ada tiang listrik yang doyong,”terang Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Sumadi.

Peristiwa tanah longsor ini mengancam sebanyak lima rumah yang dihuni 16 orang. Saat ini petugas BPBD bahu membahu melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan.

“Waspada saat musim penghujan tiba dan warga masyarakat lebih baik mengungsi ke lokasi yang lebih aman,”tandasnya.

Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected]

Ditulis oleh

Fajar Risdiyanto adalah Redaktur Pelaksana sekaligus jurnalis KUPASS.com. Ia meliput beragam peristiwa, pemerintahan, dan kehidupan masyarakat di Gunungkidul.

Tulisan lain dari Fajar Risdiyanto →