Yogyakarta (kupass.com); Pameran dan Seminar Perempuan ‘Parama Iswari’ di Kraton Ngayogyakarta: Membangun Kesetaraan Gender. 14 Desember 2024 – Di tengah kemegahan Kraton Ballroom Hotel JW Marriott Yogyakarta, Kraton Ngayogyakarta melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya menggelar sebuah acara istimewa bertajuk Parama Iswari. Acara ini tidak hanya sekadar pameran; ini adalah sebuah perayaan keberagaman dan kekuatan perempuan.

Seminar nasional ini membawa pesan penting tentang kesetaraan gender dengan menghadirkan Dra. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, sebagai pembicara utama. Dimulai dengan penampilan memukau dari Women Quintet Royal Orchestra, seminar ini langsung mengundang perhatian dan semangat dari para peserta.
Parama Iswari menjadi bagian dari rangkaian pameran temporer yang mengangkat tema perempuan, sekaligus sebagai penyambutan Hari Ibu yang akan diperingati pada 22 Desember, mengingat kembali kongres perempuan pertama di Yogyakarta. Dalam paparannya, Arifatul Fauzi menekankan pentingnya peran perempuan tidak hanya dalam ruang domestik tetapi juga di ruang publik. “Patriarki yang mendominasi masyarakat kita tentu berpengaruh dan membatasi kebebasan perempuan, namun berbagai upaya terus dilakukan untuk menggeser konstruksi sosial ini,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Gusti Kanjeng Ratu Bendara, yang sekaligus sebagai inisiator kegiatan. Dalam sambutannya, Gusti Kanjeng Ratu Bendara menguraikan bagaimana konsep dan konteks perempuan dalam kebudayaan telah mengalami perubahan dinamis. “Wacana kritis tentang gender dan tubuh perempuan harus membuat kita sadar bahwa tidak ada standar tertentu yang harus diikuti,” jelasnya.

Seminar ini diberi judul “Jejak Perempuan Peradaban” untuk memberikan wacana kritis terhadap konstruksi sosial perempuan saat ini. Gusti Kanjeng Ratu Hemas menambahkan, “Merekonstruksi peran perempuan baik di ruang domestik maupun publik adalah tentang mereformasi mindset yang sudah terbentuk di masyarakat. Perempuan punya kuasa atas dirinya, mereka berdaulat dan merdeka dalam menentukan langkahnya.”
Acara ini bukan hanya menjadi ajang edukasi tetapi juga inspirasi bagi siapa saja yang hadir untuk memahami, menghargai, dan memperjuangkan hak-hak perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
Kunjungi kupass.com untuk berita terkini dan wawasan mendalam lainnya tentang peran perempuan dalam masyarakat.
