Gandeng Kodim, Polres, dan para ahli, kader muda Muhammadiyah akan digembleng materi kebangsaan, aqidah, hingga keterampilan lempar pisau dan memanah.
PANGGANG (kupass.com) – Sebanyak 126 calon anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Gunungkidul secara resmi memulai Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Angkatan ke-7 pada hari ini, Jumat (10/10/2025). Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul.
Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (12/10) ini dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Daarush Shalihin, Panggang. Diklatsar kali ini diikuti oleh 113 peserta laki-laki dan 13 peserta perempuan, yang merupakan utusan pilihan dari ranting-ranting Pemuda Muhammadiyah di Gunungkidul.

Digembleng Materi Komprehensif: Dari Aqidah hingga Bela Negara
Diklatsar angkatan ke-7 ini dirancang dengan kurikulum yang sangat komprehensif, memadukan penguatan spiritual, wawasan kebangsaan, dan keterampilan fisik. Para peserta akan menerima materi dari narasumber-narasumber terbaik di bidangnya:

- Materi Spiritual & Ideologi:
- Aqidah: Disampaikan oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, pengasuh Pondok Pesantren Daarush Shalihin.
- Kemuhammadiyahan: Disampaikan oleh Ustadz Arif Darmawan, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY.
- Wawasan Kebangsaan & Kamtibmas:
- Bela Negara: Disampaikan oleh Komandan Kodim 0730/Gunungkidul.
- Peran KOKAM & Stabilitas Keamanan: Disampaikan oleh Kapolres Gunungkidul.
- Tertib Berlalu Lintas: Disampaikan oleh Satlantas Polres Gunungkidul.
- Keterampilan Lapangan:
- Bela Diri: Diajarkan langsung oleh Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
- Lempar Pisau & Memanah: Sebagai keterampilan dasar kesiapsiagaan.
- Pertolongan Pertama: Dibekali oleh tim medis dari RS PKU Muhammadiyah Wonosari.
Mencetak Kader Tangguh Pengawal Dakwah

Instruktur Diklatsar, HM Yogandha, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah tonggak penting untuk menumbuhkan kader KOKAM yang siap siaga, tangguh, dan bertanggung jawab.
“Saya berharap 126 peserta ini bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir dengan tertib, hingga prosesi pembaretan nanti,” tegas Yogan.
Para peserta ini dipersiapkan untuk menjadi kader-kader unggul yang siap mengawal dan mengamankan program-program dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat, serta menjadi tim cepat tanggap dalam berbagai situasi, termasuk kebencanaan.

Puncak Acara: Pembaretan di Embung Nglanggeran
Sebagai puncak dari seluruh rangkaian Diklatsar, akan dilaksanakan prosesi pembaretan (penyematan baret). Acara simbolis yang menandai resminya para peserta menjadi anggota KOKAM ini akan dilangsungkan di lokasi ikonik, yaitu Embung Nglanggeran di Kapanewon Patuk.
