Wonosari, (kupass.com)–Tiga anggota Komisi C Anggota DPRD Gunungkidul melakukan sidak proses pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Gunungkidul, Senin (22/07/2024). Dalam hasil sidak tersebut, Komisi C mencatat ada sejumlah pekerjaan yang harus dilakukan perbaikan. Target selesainya gedung megah itu harus rampung aebelum pelantikan anggota DPRD yang baru.
Dalam kegiatan sidak tersebut tiga anggota DPRD Demas Kursiswanto, Timbul Suryanto dan Matyanta hadir bersama Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) serta pejabat Bidang Cipta Karya.
“Harapan kita pertengahan Agustus bisa digunakan pelantikan anggota DPRD yang baru. Masa kontrak habis tanggal 6 Agustus 2023 untuk pengerjaan lanscape, sementara interior tanggal 28 Juli,”kata Anggota Komisi C Demas Kursiswanto.
Menurutnya fungsi pengawasan Wakil Rakyat ini dilakukan supaya pembangunan tidak molor dan berjalan sesuai rencana. Komisi C sendiri menekan agar pihak rekanan bisa menyelesaikan sesuai kontrak.
“Pelaksanaan dalam pembangunan bisa kelihatan rapi dan baik. Sudah 60 persen, yang berat hanya pengaspalan (lanscape). Harapan kami kaitan pembangunan ini disempurnakan bila ada kekurangan satu dua di masa pemeliharaan bisa diperbaiki,”kata Demas.
Sementara itu Anggota Komisi C lainnya Timbul Suryanto kegiatan sidak ini dilakukan untuk pemantauan dan pengecekan sesuai tidak ya spesifikasi proses pembangunan. Menurutnya bila ada temuan sedikit masih wajar sehingga bisa langsung dilakukan pembenahan.
“Pembenahan dilakukan nantinya agar tidak ada temuan. Ini uang warga masyarakat bagaimana caranya bisa tepat sasaran,”paparnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Wahyu Ardi Nugroho mengklaim bahwa pengerjaan tersebut dilakukan sudah sesuai gambar dan perencanaan. Ardi mengatakan bila ada masukan dari Komisi C terkait pengerjaan merupakan hal yang wajar.
“Apa yang disampaikan kita benahi, Pemda berkomitmen gedung ini dipastikan siap digunakan dewan yang baru (pelantikan).
Menurut Ardi proses pengerjaan interior pada gedung dan lanscape pada halaman sudah mencapai progres 95 persen. Capaian ini disebutnya positif karena pengerjaan sudah mengacu pada gambar dan kontrak yang ada.
