Dewan Fokus Perhatian Pembangunan dan Dinamika Masalah Sosial di Gunungkidul

Wonosari, (kupass.com)—Jajaran DPRD Kabupaten Gunungkidul bakal fokus dan memperhatikan terhadap sejumlah dinamika pembangunan yang berkembang saat ini. Selain itu problem sosial juga tak luput dari perhatian para Wakil Rakyat.

Salah satunya BPJS Kesehatan yang menjadi perhatian masyarakat, kami menegaskan kondisi saat ini masih dapat ditangani sesuai mekanisme yang berlaku. Kebijakan dari pemerintah pusat merupakan bagian dari proses penyesuaian dan verifikasi data secara nasional,”kata Ketua DPRD Endang Sri Sumiyati, Kamis (26/02/2026).

Selain itu, DPRD Gunungkidul juga menyoroti dan prihatin atas beberapa kejadian gantung diri dalam dua bulan terakhir. Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan persoalan kesehatan mental dan kondisi sosial yang memerlukan kepedulian.

“Kami mendorong penguatan langkah pencegahan melalui edukasi kesehatan, layanan konseling serta keterlibatan aktif Pemda, tenaga kesehatan serta tokoh masyarakat dan keluarga. Kami mengajak warga untuk peduli lingkungan sekitar,”imbuhnya.

Sementara itu Anggota DPRD lainnya Ery Agustin memaparkan saat ini DPRD Gunungkidul tengah fokus membahas 3 Raperda. Tiga Rancangan Peraturan Darrah ini sebagai bagian dari fungsi legeslasi dan komitmen dalam menjawab kebutuhan riil di masyarakat.

“Raperda pertama tentangvfasilitasi pencegahan dan pemberantasan Psikotropika san zat adiktif lainnya, kedua Raperda tehtang perubahan atas perda nomor 14 tahun 2020 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis,”imbuhnya.

Raperda lainnya lanjut Ery yakni tentang perubahan Perda nomor 9 tahun 2019 tentang PDAM Tirta Handayani. Hal ini perlu dilakukan dengan tunuan memperkuat tata kelola dan kinerja pelayanan air minum daerah sehingga mampu meningkatkan kualitas pada masyarakat.