Dukung Program MBG, Bupati Tebar 60.000 Bibit Ikan Lele di Karangrejek

Siapkan 25 kolam besar yang dikelola Koperasi Desa Merah Putih. Target panen 2-3 bulan untuk pasok kebutuhan gizi di Wonosari.

WONOSARI (kupass.com) – Upaya mendukung ketersediaan pangan bergizi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Pada Senin (19/01/2026), Bupati tebar 60.000 bibit ikan lele secara simbolis di Kalurahan Karangrejek.

Bupati Tebar 60.000 Bibit Ikan Lele Di Karangrejek

Kegiatan ini dilakukan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., bersama Dinas Perikanan dan Kelautan. Langkah ini menjadi strategi konkret untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

Pasok Kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Pengembangan budidaya ini memiliki tujuan strategis, yakni untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau penyediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekitar wilayah Wonosari.

Kalurahan Karangrejek telah membangun infrastruktur kolam ikan yang memadai. Nantinya, pengelolaan operasional akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Sebanyak 25 kolam besar telah disiapkan. Setiap kolam akan diisi 2.500 ekor bibit lele dengan ukuran 6 sampai 7 cm. Dipilihnya ikan lele bukan tanpa alasan. Komoditas ini merupakan sumber protein yang digemari semua kalangan, mudah dikembangbiakkan, dan memiliki masa panen singkat, yakni hanya 2 sampai 3 bulan.

Rawat Ikan Seperti Merawat Anak

Dalam sambutannya, Bupati Endah menekankan pentingnya manajemen pemeliharaan yang modern dan penuh perhatian agar hasil panen maksimal.

Rawat Ikan Seperti Merawat Anak

“Merawat ikan ini kita lakukan seperti merawat bayi atau anak kita sendiri. Kita perlakukan dengan hati-hati dan kita berikan makanan yang cukup agar mereka tumbuh dengan baik,” pesan Endah.

Harapannya, kolam-kolam ini dapat terus produktif melalui kerja sama berbagai pihak, sehingga hasilnya bisa dinikmati masyarakat dan mendukung perputaran ekonomi warga Karangrejek.