Dengan metode ‘belajar di luar kelas’, siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga pilar-pilar kebangsaan, sosial, dan budaya yang ada di sekitar mereka.
GIRISUBO – Saat banyak sekolah mengisi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan kegiatan di dalam gerbang, SDN Jepitu III di Girisubo, Gunungkidul, memilih pendekatan yang berbeda. Sekolah ini merancang MPLS yang unik dan holistik, mengajak 10 murid barunya untuk belajar langsung dari lingkungan sekitar.

Kegiatan yang digelar untuk menyambut tahun ajaran 2025/2026 ini bertujuan menciptakan kenangan baik sekaligus menanamkan nilai-nilai penting sejak dini.
Kolaborasi Lintas Sektor: Dari Anti-Perundungan hingga Hidup Sehat
Untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang relevan, SDN Jepitu III mengundang para ahli di bidangnya sebagai narasumber.
- Kapolsek Girisubo: Menyampaikan sosialisasi anti-perundungan (anti-bullying), sebuah tema yang sangat penting untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
- Puskesmas Girisubo: Mengajarkan kiat-kiat hidup bersih dan sehat, menanamkan kebiasaan baik yang dapat diterapkan siswa di sekolah maupun di rumah.
Menjelajah ‘Ruang Kelas’ Raksasa di Girisubo
Puncak dari MPLS ini adalah kegiatan belajar di luar ruangan, di mana para siswa diajak mengunjungi berbagai institusi penting dan situs budaya untuk mendapatkan pengalaman langsung.
- Markas Koramil Rongkop: Para siswa mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.
- Kantor Urusan Agama (KUA) Girisubo: Belajar tentang indahnya toleransi dan nilai-nilai spiritual dalam beribadah.
- Kantor Kapanewon Girisubo: Mengenal lebih dekat tugas-tugas pemerintah lokal dan pilar kemasyarakatan di wilayah mereka.
- Situs Budaya Padukuhan Wotawati: Sebuah kunjungan istimewa ke situs budaya yang dilindungi. Di sini, siswa tidak hanya mengenal sejarah, tetapi juga belajar tentang adaptasi manusia terhadap kondisi geografis yang unik dan bagaimana alam menjadi guru terbaik.
Menanamkan Karakter dan Semangat Belajar

Ketua panitia MPLS SDN Jepitu III, Wismanto, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mencapai tujuan yang lebih besar dari sekadar perkenalan.
“Ini adalah saat yang tepat untuk mengajak anak-anak berpikir kritis, berempati, dan mengenal lingkungan sekitar, serta membangun suasana belajar yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia berharap, setelah mengikuti MPLS yang penuh petualangan ini, para siswa akan lebih bersemangat dalam menempuh pendidikan mereka.
“Harapannya, siswa bergembira dan siap untuk belajar, serta mampu mengaplikasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat seperti yang diprogramkan oleh Kementerian,” pungkasnya.
