Wonosari, (kupass.com)–Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta menemukan makanan berbahan berbahaya jenis boraks di Taman Kuliner Wonosari. Penemuan tersebut ketika petugas BBPOM melaksanakan pemantauan kualitas makanan di wilayah Gunungkidul pada Kamis (06/05/2021).
Kepala BBPOM Yogyakarta Dewi Prawitasari mengutarakan bahwa, sejumlah petugas sebelumnya melakukan pengambilan sejumlah 34 sampel makanan dari pedagang. Dari jumlah tersebut terdapat 3 sampel yang mengandung bahan berbahaya jenis boraks.
“Setelah dilakukan pengujian makanan, ditemukan makanan yang mengandung boraks. Makanan itu adalah puli,”kata Dewi, Jumat (07/05/2021).
Dia menambahkan, makanan yang mengandung boraks tersebut saat dikonsumsi akan menimbulkan efek kering pada tenggorokan. Ciri – ciri makanan yang mengandung bahan berbahaya ini dengan cara melihat teksturnya yang kenyal dan tidak mudah hancur.
“Sampel lainnya yang kami uji ada
makanan lain seperti, bakso, mi, tahu kuning, pempek dan gorengan, hingga es buah. Yang mengandung bahan berbahaya hanya puli, “bebernya.
Pihak BBPOM kemudian meminta pedagang yang menjual manakan puli tersebut membuat surat pernyataan. Isi surat pernyataan tersebut dilakukan agar mereka tisak menjual kembali makanan yang mengandung boraks itu.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. Karena nanti Dinkes yang melakukan tindak lanjut temuan ini dengan cara pembinaan terhadap pedagang,”tandasnya.
