PLAYEN (kupass.com) – Momen haru dan menggemaskan terekam dalam agenda buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh TKII Waladun Sholihun pada Sabtu (21/02/2026). Bertempat di Masjid Ali Basamach yang berada di kompleks sekolah, acara ini sukses menyatukan ratusan siswa dan orang tua wali dalam kehangatan Ramadan.

Sebagai salah satu sekolah rujukan favorit masyarakat Wonosari dan sekitarnya, TKII Waladun Sholihun saat ini mendidik sebanyak 265 murid yang terbagi dalam 19 kelas, mulai dari jenjang Kelompok Bermain (KB) hingga TK B. Kapasitas ini semakin mengokohkan eksistensi sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani.
Dongeng Inspiratif dan Kajian Parenting
Sembari menunggu waktu berbuka, panitia membagi fokus kegiatan menjadi dua sesi menarik. Anak-anak diajak menyelami kisah penuh hikmah melalui sesi dongeng bersama Ustadz Junedra Rohmad, sosok penceramah serba bisa yang selalu sukses menginspirasi pendengar dari berbagai kalangan usia.

Sementara itu, para orang tua (Abi dan Ummi) mengikuti sesi Kajian Parenting yang diisi oleh Ustadz Kelik Ali Usman, da’i dari Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Gunungkidul.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Kelik menyoroti krusialnya peran orang tua di rumah. “Orang tua adalah madrasah pertama. Dorongan dan keteladanan orang tua sangat penting dalam melatih anak-anak melaksanakan ibadah puasa dan sholat di bulan suci ini,” tegasnya.
Apresiasi Wali Murid dan MoU Program MBG
Kepala TKII Waladun Sholihun, Ustadzah Parsinem, memanfaatkan momen istimewa ini untuk menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergi luar biasa dari para wali murid. Bantuan dan kekompakan paguyuban orang tua dinilai sangat krusial dalam perbaikan fasilitas sekolah.
“Terima kasih atas bantuan dari Abi dan Ummi sekalian yang telah mendukung pembangunan fasilitas sekolah, sehingga anak-anak kita semakin nyaman dalam belajar,” ungkap Ustadzah Parsi.
Ia juga melaporkan progres program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, program tersebut sedang dalam tahap proses persiapan matang, di mana pihak sekolah telah resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan pihak SPPG terkait guna memastikan kelancaran asupan gizi anak didik ke depannya.
Momen Haru: Siswa TK Jadi Imam Sholat
Puncak acara yang paling menyentuh hati terjadi usai membatalkan puasa. Seluruh jamaah melaksanakan sholat Maghrib berjamaah di halaman sekolah. Pemandangan luar biasa terlihat ketika yang bertindak sebagai Imam Sholat adalah salah seorang siswa TK itu sendiri.
Anak-anak tampak khusyuk menunaikan sholat dengan rapi, dipimpin oleh suara polos dan lantunan ayat suci dari teman sejawat mereka. Sebuah potret nyata keberhasilan pendidikan karakter yang sukses membuat para orang tua dan guru meneteskan air mata bangga.
