Gelar Rakerda LazisMu Gunungkidul, Target Penghimpunan 2026 Tembus Rp 5 Miliar

Realisasi tahun lalu capai Rp 3,1 Miliar. Tahun ini luncurkan program unggulan “SepatuMu” untuk siswa dhuafa.

PLAYEN (kupass.com) – Guna merumuskan program-program filantropi yang berdampak luas dan berkelanjutan, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) menggelar Rakerda LazisMu Gunungkidul pada Sabtu (24/01/2026).

Tahun ini luncurkan program unggulan "SepatuMu" untuk siswa dhuafa
Tahun ini luncurkan program unggulan “SepatuMu” untuk siswa dhuafa

Bertempat di Aula BMT Amal Rizky, Playen, agenda strategis ini dihadiri oleh perwakilan LazisMu DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, serta utusan dari 28 Kantor Layanan (KL) se-Kabupaten Gunungkidul.

Optimis Kejar Target Rp 5 Miliar

Ketua LazisMu Gunungkidul, H. Iskandar, S.E., memaparkan kinerja positif lembaga pada tahun sebelumnya. Realisasi penghimpunan Ziswaf pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp 3,1 Miliar. Berbekal tren positif tersebut, target tahun ini dinaikkan secara signifikan.

Image
Target tahun 2026 kita patok di angka Rp 5 Miliar. Kita optimis dapat mengusahakan target tahun ini tercapai sesuai harapan kita bersama

“Target tahun 2026 kita patok di angka Rp 5 Miliar. Kita optimis dapat mengusahakan target tahun ini tercapai sesuai harapan kita bersama,” tegas Iskandar.

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Iskandar mencontohkan keberhasilan penggalangan donasi untuk bencana Sumatera yang sukses menghimpun dana tunai lebih dari Rp 600 juta (melampaui target Rp 500 juta), belum termasuk bantuan logistik berupa pakaian dan family kit.

Program Unggulan: SepatuMu untuk Siswa Dhuafa

Salah satu sorotan utama dalam Rakerda LazisMu Gunungkidul kali ini adalah peluncuran program unggulan baru bertajuk “SepatuMu Untuk Siswa Dhuafa”.

Image
Image

Program ini dirancang khusus untuk membantu siswa kurang mampu di seluruh tingkatan sekolah Muhammadiyah Gunungkidul. Uniknya, pengadaan sepatu ini akan dikerjasamakan dengan Majelis Ekonomi PDM, sehingga memberdayakan ekonomi persyarikatan.

“Program ini nantinya tidak hanya melibatkan muzakki dari Gunungkidul, tetapi juga menggandeng donatur dari luar DIY,” tambah Iskandar.

Sinergi 28 Kantor Layanan

Ketua PDM Gunungkidul yang membidangi LazisMu, H. Budhi Harjo, S.H., M.H., mengapresiasi soliditas jaringan LazisMu.

“Alhamdulillah saat ini telah tersedia sebanyak 28 Kantor Layanan LazisMu yang siap melayani masyarakat Gunungkidul. Tahun 2026 kita berusaha semaksimal mungkin agar pelayanan KL LazisMu semakin optimal,” ungkap Budhi.

Sementara itu, Manajer Regional LazisMu DIY, Marzuki, S.E., berharap hasil Rakerda ini mampu menerjemahkan kebijakan nasional menjadi solusi konkret atas problematika umat di Gunungkidul.