Setelah melalui proses panjang sejak 2017, tim medis darurat Muhammadiyah kini diakui setara dengan tim internasional seperti Singapura.
YOGYAKARTA (kupass.com) – Muhammadiyah kembali menorehkan sejarah di tingkat global. Tim Medis Darurat atau Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah telah berhasil lolos proses verifikasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berpusat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Proses verifikasi akhir yang krusial ini berlangsung di Masjid KH Sudja’, komplek RSU PKU Muhammadiyah Unit 2 di Gamping, Sleman, pada Sabtu (18/10/2025).
Mengapa Verifikasi WHO Sangat Penting?

Emergency Medical Team (EMT) adalah sebuah tim yang memiliki tugas khusus untuk memberikan pelayanan dan pertolongan medis saat terjadi bencana atau situasi darurat lainnya. Verifikasi dari WHO merupakan standar pengakuan internasional tertinggi.
Lolosnya verifikasi ini menjadi bukti bahwa EMT Muhammadiyah dinilai layak dan memiliki kapasitas mumpuni untuk memberikan pertolongan medis dalam kondisi gawat darurat dan bencana di mana pun, sesuai dengan standar global.
Perjalanan Panjang Sejak 2017

Pencapaian ini bukanlah hasil instan. Perjalanan EMT Muhammadiyah untuk mendapatkan verifikasi WHO telah dimulai dengan langkah-langkah komprehensif sejak tahun 2017. Melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau yang lebih dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Muhammadiyah secara konsisten menjaring dan melatih kader-kader muda yang peduli pada isu kemanusiaan.
Satu-satunya di Indonesia
Dengan keberhasilan ini, EMT Muhammadiyah menjadi yang pertama dan satu-satunya lembaga di Indonesia yang mendapatkan verifikasi resmi dari WHO sebagai tim medis darurat yang kompeten. Prestasi ini menempatkan Indonesia, melalui Muhammadiyah, sejajar dengan negara lain seperti Singapura yang telah memiliki tim terverifikasi sebelumnya.
Hal ini menunjukkan kokohnya dakwah sosial Muhammadiyah di bidang kemanusiaan dan kebencanaan, serta membuktikan komitmen organisasi terhadap isu-isu global.
Sumber Gambar WHO
