Indikasi Seseorang Mengalami Stres Dan Cara Mengatasinya

Ida Rohmawati Saat Menjadi Pembicara Di Kajian Ahad Pagi
Ida Rohmawati Saat Menjadi Pembicara Di Kajian Ahad Pagi

Patuk, (kupass.com)–Psikeater RSUD Wonosari dr. Ida Rohmawati, M.Sc. SpKJ membeberkan adanya ciri atau tanda – tanda seseorang mengalami stres. Selain mudah menangis dan mudah emosi, ternyata ciri – ciri lain orang mengalami stres yakni gampang lupa atau tidak fokus.

“Kehilangan minat atau tidak suka dengan kegiatan sehari – hari ini sebenarnya indikasi kita mengalami stres,”ujar Ida saat menjadi narasumber dalam acara Kajian Ahad Pagi di Masjid Al Ma’Wa Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Minggu (16/01/2022).

Menurutnya, jika berbicara jiwa itu secara umum tidak lepas dari kesehatan. Dimana sehat tersebut selalu erat dengan jiwa dan raga. Untuk mengetes adanya gangguan jiwa, menurut Ida dapat dilihat dari tidur seseorang itu sendiri.

“Apakah akhir-akhir ini panjenengan sering tidurnya tidak berkualitas,
sering pusing tidak teratur dan tidurnya sulit,”tanya Ida dihadapan jamaah yang hadir.

Dia mencontohkan, indikasi lain orang mengalami stres adalah tidak sebandingnya antara capek dan aktivitas.

“Aktivitas cuma 5 capeknya bisa 10. Kita mengalami stres berjamaah hanya tidak menyadari bahwa kita mengalami stres. Banyak sekali stres munculnya tidak pengakuan tetapi banyaknya keluhan fisik,”katanya.

Lanjut Ida menjelaskan bahwa manusia itu seperti duduk di sebuah kursi yang memiliki kaki empat. Keempatnya itu diibaratkan fisik, pikiran, sosial (lingkungan) dan spiritual. Jika salah satu dari keempat kaki kursi itu bermasalah maka seseorang itu tidak bisa duduk diatasnya dengan baik.

“Dalam masa pandemi kita seperti digoyang dengan kehidupan yang berubah luar biasa, maka muncul stres. Stres itu adalah reaksi penyesuaian terhadap situasi dan kondisi yang berubah. Itu gempa kecil didalam tubuh kita, dan gempa itu dalam rangka menuju keseimbangan,”tuturnya.

“Adanya Covid-19 ini menimbulkan stres. Manusia punya kemampuan untuk melewatinya namun sifatnya hanya sementara. Karena orang hidup pasti ada stresnya dan punya masalah,”terangnya.

Dengan kondisi demikian, Ida memberikan tips yang harus dilakukan sebagai upaya agar tidak mudah stres. Dia berujar cara meminimalisir itu semua adalah dengan kembali pada duduk di kursi yang mempunyai 4 kaki tersebut.

“Yang pertama tidurlah yang berkualitas karena meditasi terbaik itu adalah tidur, makan gizi seimbang, kena sinar matahari dan bergaul dengan orang yang dapat mempengaruhi kebaikan,”bebernya.

Selain itu lanjut Ida, tidak kalah pentingnya yakni tidak banyak memikirkan sesuatu yang tidak penting. Merawat kehidupan sosial dan memelihara hubungan baik dengan orang lain.

“Berikan gizi pikiran dan perasaan dengan cara berkumpul dan bergaul dengan orang yang dapat mempengaruhi kebaikan,”tandanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.