Konflik Pantai Midodaren, Warga Ngadu Ke Forkopincam

Saptosari, (kupass.com)–Puluhan warga Kalurahan Kanigoro yang tergabung dalam Kelompok kerja (Pokja) wisata pantai Midodaren melakukan audiensi dengan Forkopincam Kapanewon Saptosari, di pendopo Kapanewon saptosari pada Rabu malam (18/01/2023). Mereka mengadu kepada Panewu terkait nasib mereka yang menggantungkan mata pencaharian di pantai Midodaren.

Menurut warga dengan adanya Investor yang masuk keberadaan mereka semakin tersingkirkan. Warga merasa telah merintis dan membuka jalan tersebut sejak tahun 2016, namun demikian hal ini dirasa hanya sia sia usai munculnya investor. Aksi pemblokiran jalan tersebut menurut warga berada dilahan milik perseorangan. Lahan tersebut diserahkan oleh pemiliknya guna kepentingan kelompok pelaku wisata bukan untuk Investor.

Lapak pedagang milik warga yang sebelumnya dibangun terancam disingkirkan. Hal itu lantaran lahan diarea tersebut telah disewakan oleh pemerintah kepada pihak investor.

“Kami hanya ingin pihak investor untuk membuka pagar, membuatkan ruko, membuatkan jalan dan tempat camping di atas yang dekat dengan ruko,”jelas Mujiko salah satu tokoh warga.

Dari informasi yang beredar pihak investor telah mengantongi ijin penggunaan lahan dekat pantai tersebut. Dampaknya, saat ini warga semakin merasa tersudut seiring pengembangan area wisata.

“Kami hanya ingin keadilan, kami hanya ingin anak cucu kami mendapatkan tempat yang layak dan nyaman untuk mencari rejeki,” Imbuhnya.

Sementara itu Panewu Saptosari Eko Prayitno mengatakan bahwa pihak Kalurahan Kanigoro telah melakukan perjanjian sewa menyewa dengan pihak Investor yang dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Berdasarkan dokumen yang saya lihat sudah terjadi perjanjian sewa menyewa sudah sejak dua tahun,”imbuhnya.

Panewu bakal segera melakukan komunikasi dengan pihak Kalurahan maupun pihak investor. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan segera mempertemukan ketiga pihak guna mencari kesepakatan.

“Tuntutannya warga yang penting saling menguntungkan, dan ini akan segera kami komunikasikan dengan Forkompincam agar semua bisa selesai dengan hasil yang baik,”pungkasnya. (Jrw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *