Keluhkan Air Bersih Saat Kemarau, Warga Girisuko Ngadu Ke Bupati Gunungkidul

  • Bagikan
Bupati Saat Di Padukuhan Temuireng
Bupati Saat Di Padukuhan Temuireng

Panggang, (kupass.com)–Warga Padukuhan Temuireng 2,Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang mengeluhkan atas sulitnya mendapatkan air bersih saat musim kemarau tiba. Warga mengadu langsung kepada Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat blusukan di wilayah tersebut pada Jumat (24/09/2021).

Kepala Dukuh Padukuhan Temuireng 2 Arief Apriyanto mengutarakan, bukan hanya di padukuhan Temuireng 2 saja namun demikian kesulitan air juga terjadi di wilayah 3 padukuhan lainnya. 3 Padukuhan tersebut yakni Temuireng 1,Temuireng 2 dan Padukuhan Gebang.

“Kekeringan menjadi masalah pokok di Kalurahan Girisuko khususnya di tiga Padukuhan tersebut,”terang Arief, Sabtu (25/09/2021).

Dia mebambahkan, selama musim kemarau warga membeli air bersih seharga 130 ribu per tangki dengan kapasitas 5000 liter. Kebutuhan air tersebut hanya mencukupi digunakan dalam kurun waktu satu minggu saja.

Baca Juga:  PP Muhammadiyah Ajak Warga Masyarakat Tak Ragu Mengikuti Vaksin Covid-19

“Sudah ganti pimpinan berapa kali pun belum ada yang bisa menyelesaikan permasalahan di Padukuhan kami, khususnya permasalahan air,”keluhnya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, pihaknya akan berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan warga Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang. Sunaryanta menyebut, di tahun 2022 nanti pihaknya bakal mengajukan penambahan pompa air PDAM khususnya yang berada di sumber air Ngobaran.

“Akan kita usahakan penambahan menjadi Seratus liter per detik dan seratus ribu liter per detik. Ini diharapkan akan memenuhi kebutuhan air di 10 ribu Kepala Keluarga. Mudah – mudahan ditahun 2023 Girisuko sudah di aliri air dari PDAM,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *