Kalurahan Ponjong Bentuk Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19

  • Bagikan
IMG 20210727 WA0007
IMG 20210727 WA0007

Ponjong, (kupass.com)–Banyaknya kasus warga Gunungkidul meninggal lantaran terpapar Covid-19 membuat Pemerintah Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong membentuk tim pemulasaran jenazah.

Sejumlah 12 anggota relawan terbentuk usai mendapatkan pelatihan dan praktek langsung dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Lurah Ponjong, Kapanewon Ponjong Arif Al Fauzi mengatakan, pembentukan tim pemulasaran jenazah dari pihak Pemerintah Kalurahan tersebut murni atas kepedulian kemanusiaan. Para relawan yang masuk kedalam tim pemulasaran jenazah ini disebut Arif merupakan pemuda Ponjong dan sejumlah Pamong Kalurahan.

Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19 Kalurahan Ponjong
Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19 Kalurahan Ponjong

“Tim kami siap menjalankan tugas kemanusiaan ke wilayah Kalurahan lain. Kami tidak memungut biaya (gratis),”ujar Arif, Selasa (27/07/2021).

Pria yang akrab disapa Jaiz itu membeberkan, pembentukan tim pemulasaran jenazah ini dibentuk langsung olehnya. Selama dibentuk kurang lebih 3 bulan tim pemulasaran jenazah telah memakamkan sebanyak 15 jenazah Covid-19.

Baca Juga:  Didampingi Sebelas Pengacara, Masyarakat Grogol Ajukan Keberatan Terkait Terbitnya IMB Klasis

“Kami kukuhkan dengan Surat Keterangan (SK) dari Pemerintah Kalurahan,”terangnya.

“Selain itu, ada sejumlah 4 personil relawan tim pemulasaran jenazah Covid-19 khusus wanita. Mereka bertugas untuk memandikan jenazah warga yang dinyatakan positif, namun pemakaman tetap dilakukan oleh relawan laki – laki,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *