IMG 20210603 WA0003

PAN Bakal Kritisi Bicara Kencang Bupati Sunaryanta Tentang Gagasan Pariwisata Gunungkidul Mendunia

Wonosari, (kupass.com)–Fraksi PAN DPRD Gunungkidul bakal mengkritisi visi misi Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul dalam mewujudkan janji – janji kampanyenya. Apalagi janji yang dianggap tidak pro dengan rakyat.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari Fraksi PAN Suharjo.

Suharjo menjelaskan bahwa, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gunungkidul tahun 2021 – 2026 baru pada tahapan rancangan awal menuju Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) beberapa hari kedepan. Dia berujar bahwa salah satu asas dasar penyusunan RPJMD adalah mengacu atau tidak boleh bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Terkait materi muatan RPJMD, salah satu pendekatan yang harus dipakai adalah pendekatan politis sebagai perwujudan pemenuhan janji – janji kampanye Bupati – Wabup terpilih,”ujar Suharjo, Kamis (03/06/2021).

“Kami melalui Fraksi PAN akan mengkaji, menkorelasikan tidak hanya dengan RTRW, namun juga dengan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (Riparda) Gunungkidul. Kami mempunyai pandangan – pandangan terkait persoalan tersebut. Konsep rencana awal terkait sektor pertanian, perikanan, kehutanan dan sumber daya lokal untuk mendukung pariwisata pasti akan kami pertanyakan pada saatnya, sembari kami berikan konsep sandingan dengan pemikiran kami,”katanya.

Baca Juga:  APK Bergambar Immawan - Martanty Dirusak, Tim Pemenangan Laporkan Ke Bawaslu

Berbicara masalah pembangunan kepariwisataan Gunungkidul menurut Suharjo akan menjadi menarik, strategis dan urgent. Hal ini lantaran Bupati Gunungkidul Sunaryanta selama ini bicara kencang soal “Pariwisata Mendunia” disamping gambar – gembor tentang Investasi dan ekonomi kerakyatan.

“Kami akan kritisi kebijakan Bupati yang tidak pro dengan rakyat Gunungkidul. Pemda telah merumuskan RTRW tahun 2010-2030 dimana didalamnya ditegaskan bahwa penataan ruang diarahkan ke Dhaksinarga Bhumikarta (subur, makmur, mandiri dan sejahtera),”terangnya.

Merujuk pada RPJMD tahu 2021 – 2026, menurut Suharjo tujuan penataan ruang Kabupaten Gunungkudul adalah untuk mengembangkan pertanian, perikanan, kehutanan dan sumber daya lokal guna mendukung destinasi wisata.

“Pariwisata yang didukung oleh empat subsektor di atas diarahkan untuk mencapai masyarakat Gunungkudul yang berdaya saing, maju, mandiri dan sejahtera,”imbuhnya.

Sampai dengan tersusunnya draf Raperda RPJMD yang menjadi domain utama Bupati Sunaryanta, PAN mempertanyakan akan seperti apa peta jalan pembangunan Gunungkidul pada lima tahun kedepan. Selain itu pengembangan sektor pertanian, perikanan, kehutanan dan sumberdaya lokal guna mendukung pariwisata sebagaimana pemikiran Bupati menurutnya patut diuji bersama.

“Pengejawantahan dalam perencanaan pembangunannya seperti apa pola korelasinya, langsung tidak langsung, strateginya, perlu kita uji bersama,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *