InShot 20210430 165630410

Lawan Kedzoliman Tegakkan Keadilan, Deklarasi Partai Ummat Mewarnai Perpolitikan Indonesia

Yogyakarta, (kupass.com)–
Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais mendeklarasikan berdirinya Partai Ummat pada Kamis (29/4/2021). Berdirinya partai berlambang bintang dengan jargon “Melawan Kedzaliman Menegakkan Keadilan” ink otomatis bakal mewarnai jagat perpolitikan Indonesia.

“Bismillahirrahmanirrahim, saya deklarasikan kelahiran Partai Ummat di persada bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai bersama,” ujar mantan pendiri PAN itu dalam kanal Youtube Amien Rais Official, Jumat (30/04/2021).

Deklarasi yang bertepatan tanggal 17 Ramadhan 1442 Hijriyah ini dihadiri
Sebanyak 99 orang pendiri Partai Ummat dari 34 Provinsi di Indonesia.
Sejumlah pendiri telah menandatangani dokumen pendirian partai di hadapan notaris. Mereka juga melakukan konsolidasi awal dalam rangka memperkuat jaringan umat di seluruh pelosok tanah air.

“Bersama anak bangsa lainnya akan berjuang berkorban apa saja untuk melawan kedzaliman dan menegakkan keadilan.
Kami sadar bahwa menggerakan amar maruf nahi munkar memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan memerlukan kesabaran, ketekunan dan ketangguhan,”kata Amien.

Baca Juga:  Dukung Immawan, Aktivis Mahasiswa Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Yang Bersih Dan Tak Terlibat Kasus Hukum

Menanggapi deklarasi Partai Umat, Ketua PDPM Gunungkidul Arif Darmawan berujar bahwa, gerakan yang dilakukan salah satu tokoh bangsa (Amien Rais) merupakan bentuk ikhtiar untuk menjaga demokrasi kedepan. Jauh dari itu usaha mendirikan partai berasas Islam merupakan ikhtiar hebat untuk mencoba membangkitkan ghiroh(semangat) ummat dalam dakwah dijalur politik.

“Islam dan kepemimpinan tidak boleh dipisahkan dengan politik, maka mendirikan partai politik merupakan jalan keluar untuk menjawab permaslahan ummat dalam mewujudkan calon pemimpin bangsa,”kata Arif.

JargonLawan kedholiman tegakkan keadilan dinilainya merupakan pesan Al Qur’an yang dalam untuk mengatasi permasalahan berbagai dimensi kehidupan manusia. .
Secara pribadi dia merasa kagum, kepada politikus senior Amin yang sudah sepuh namun masih terus menyuarakan dan bergerak untuk kebaikan agama dan bangsa ini.

“Semoga ini menjadi daya dorong bagi yang muda – muda untuk tidak berhenti berjuang menyuarakan kebenaran dan terus berusaha melawan kebatilan dan kedholiman,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *