IMG 20210426 WA0024

Warga Ponjong Jadi Dukuh Dengok II, Warga Demo Kompak Menolak

Playen, (kupass.com)–Puluhan warga Padukuhan Dengok II, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen melakukan aksi demo kompak menolak pelantikan Kepala Dukuh, Senin (26/04/2021). Warga secara kompak menolak lantaran Dukuh terpilih saat penjaringan merupakan warga yang berasal dari Kapanewon Ponjong.

Dalam aksi demo tersebut warga juga membentangkan spanduk spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap Dukuh terpilih.

Juru bicara aksi demo penolakan
Ngatimin menyampaikan bahwa, warga masyarakat khususnya Padukuhan Dengok II tetap menolak dipimpin oleh Dukuh terpilih bernama Nurendra Nugraha Putra itu. Alasan penolakan tersebut dia sampaikan atas dasar warga Dengok II tidak mau dipimpin warga yang bukan berasal dari wilayah mereka.

“Walaupun sudah dilantik Kami tidak mau dijajah pemimpin dari luar Dengok II,”kata Ngatimin dalam orasinya.

Sebagai juru bicara aksi warga, dia menyampaikan bahwa Pemerintah Kalurahan harus memberikan solusi terhadap warga Dengok II yang menolak kepemimpinan Nurendra. Solusi itu disebutnya agar warga masyarakat tetap hidup adem ayem.

Diketahui sebelumnya, dalam pengisian jabatan Dukuh Dengok II, melalui proses seleksi dan tes,l terbuka Nurendra Nugraha Putra terpilih menjadi Dukuh. Dia meraih nilai tertinggi dibandingkan kandidat lainnya.

Baca Juga:  Kandang Roboh Akibat Hujan Deras, Ratusan Bebek Terselamatkan

Yang bersangkutan diketahui merupakan warga asal Kapanewon Ponjong, yang menikah dengan salah satu warga Dengok I, namun demikian Nurendra saat ini masih ber KTP Ponjong.

Dalam aksi ini, warga juga menyampaikan bahwa aksi mereka tujukan bukan kepada pemerintah Kalurahan Dengok, maupun panitia seleksi, tetapi ditujukan kepada pribadi Dukuh terpilih, Nurendra Nugraha Putra yang beratatus bukan warga Dengok II, karena masih ber KTP Ponjong.

Lurah Dengok Kapanewon Playen Suyanto mengatakan, dalam proses seleksi Pamong, Pemerintah dan Panitia telah melaksanakan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

“Mekanisme proses perekrutan dan seleksi per tahap sudah sesuai regulasi dan tidak cacat hukum. Untuk itu pelantikan tetap kami laksanakan,” katanya.

Lurah juga menerbitkan surat keputusan Nomor 141/51 tanggal 10 April 2021, yang berisi tentang pengumuman hasil selekai Kamituwo, Kepala Urusan Tata Laksana dan Dukuh Dengok II.

“Sudah berlangsung secara transparan, dan mereka yang terpilih juga berdasarkan peringkat,”terang Suyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *