Tinggalkan Rumah Sebelum Subuh, Simbah Ditemukan Tewas Mengapung di Bekas Galian Batu

  • Bagikan
IMG 20210308 WA0015
IMG 20210308 WA0015

Semanu, (kupass.com)–Sotaruno (75) warga Padukuhan Kepil, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari ditemukan tewas mengapung di sebuah bekas galian batu, Senin (08/03/2021). Bekas galian batu yang menjadi kubangan air itu berada disebuah ladang Padukuhan Pacing Lor, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto membeberkan, peristiwa tersebut bermula ketika korban keluar dari rumahnya sebelum subuh sekira pukul 04.00 WIB. Lantaran mempunyai riwayat pikun, pihak keluarga kemudian mencari korban setelah subuh sampai pukul 15.00 WIB.

“Salah satu keluarga korban Sutiyah (43) mencari korban dan akhirnya menemukannya dalam kondisi mengapung di bekas galian batu. Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa,”kata Suryanto.

Baca Juga:  Mbonceng Ibunya, Nyawa Bocah Dibawah Umur Tak Tertolong Setelah Motornya Terjun Ke Jurang

Melihat Sotaruno, saksi kemudian memanggil warga setempat untuk membantu melakukan evakuasi. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Semanu.

“Anggota kemudian datang ke lokasi kejadian bersama personil Puskesmas Semanu. Saat korban ditemukan terdapat bekas luka jatuh pada bagian kepala belakang dan lutut kaki kanan,”terangnya.

Setelah berhasil dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan, korban lantas diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

“Dari informasi pihak keluarganya yang bersangkutan mempunyai riwayat pikun karena usia lanjut,”tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *