Sakit Stroke Diduga Jadi Pemicu, Perempuan Paruh Baya Ditemukan Gantung Diri Oleh Suaminya Sendiri

Polisi Melakukan Evakuasi
Polisi Melakukan Evakuasi

Semin, (kupass.com)–Seorang perempuan paruh baya berinisial Sr (58) warga Padukuhan Kalangan, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin ditemukan gantung diri oleh suaminya bernama Sarnen (58), Minggu (15/05/2022). Aksi nekat itu diduga dipicu karena yang bersangkutan mengalami sakit stroke dan asam urat bertahun-tahun tak kunjung sembuh.

Kapolsek Semin AKP Arif Heriyanta melalui Kanit Reskrim Polsek Semin Iptu Sumiran mengatakan bahwa, peristiwa tersebut diketahui terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Bermula saat saksi (Sarnen) makan siang di dalam rumahnya. Saat itu dia melihat istrinya sedang mengupas kedelai.

“Setelah selesai makan, saksi kemudian keluar dari ruang makan namun tidak melihat istrinya didalam rumah. Dia lantas mencari disekitar ruangan dan dalam kamar tetapi tidak ketemu,”kata Kanit Reskrim.

Setelah mencari keluar rumah dia kemudian menemukan Sr sudah dalam posisi gantung diri di kandang kambing tempat menyimpan kayu bakar. Sontak Sarnen kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga setempat.

“Kami yang mendapatkan informasi langsung mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan di sekujur tubuh Sr,”imbuhnya.

Peristiwa tersebut murni bunuh diri. Dari keterangan pihak keluarga, Sr melakukan aksi nekat itu diduga karena mengalami sakit stroke dan asam urat yang tak kunjung sembuh.

PERINGATAN
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa.

Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *