Hasil Autopsi Keluar, Marsilah Dinyatakan Tewas Karena Hipertensi

  • Bagikan
IMG 20210503 WA0035
IMG 20210503 WA0035

Paliyan,(kupass.com)–Kematian Marsilah (51) warga Padukuhan Selorejo, Kalurahan Sodo Kapanewon Paliyan terkuak. Dari hasil autopsi RS Bhayangkara Polda DIY yang bersangkutan meninggal akibat penyakit hipertensi.

Perihal sebab kematian korban tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Ryan Permana saat melakukan olah TKP di rumah Supriyadi (52) seorang PNS warga Padukuhan Tahunan, Kalurahan Karangduwet, Kapanewon Paliyan, Senin (03/05/2021).

“Dari hasil autopsi menyebutkan korban meninggal karena penyakit hipertensinya kambuh. Darah dalam tubuhnya membeku yang mengakibatkan serangan di bagian otak dan jantung,” ujar Kasat Reskrim.

Dari hasil pemeriksaan, Polisi memastikan bahwa tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan di sekujur tubuh korban. Luka lebab di beberapa bagian tubuh korban disebabkan darah membeku yang tersumbat.

Baca Juga:  Jembatan Ambrol Gara - gara Banjir, Akses Jalan Warga Songbanyu Terputus

“Pihak keluarganya sudah menerima kejadian tersebut. Semalam jenazahnya sudah dimakamkan,”terangnya.

Menurut Ryan, status Supriyadi saat ini masih menjadi saksi. Saat ini dia masih diamankan di Polres Gunungkidul. Selain itu Polisi masih mengumpulkan sejumlah barang bukti.

“Berdasarkan keterangan Supriyadi, antara dia dan korban memang menjalin hubungan khusus (terlarang),”terangnya.

Diketahui sebelumnya, warga Padukuhan Tahunan, Kalurahan Karangduwet, Kapanewon Paliyan gempar lantaran Supriyadi memulangkan Marsilah (51) yang merupakan warga Selorejo (06/01), Sodo, Paliyan dalam keadaan meninggal dunia. Selain itu korban saat diperiksa dalam kondisi tubuhnya lebam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *