Geger Penyakit Mulut Dan Kaki, Pasar Siyono Ditutup Selama Dua Pekan

  • Bagikan
Petugas Keswan Melakukan Pengecekan
Petugas Keswan Melakukan Pengecekan

Playen, (kupass.com)–
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul mengambil langkah antisipatif dengan menutup pasar Sapi Siyonoharjo yang terletak di Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen.

Penutupan ini dilakukan lantaran ditemukan Sapi yang diduga kuat bergejala Penyakit Mulut dan Kaki saat dilakukan pengecekan
pada Sabtu pagi (28/05/2022).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Wibawanti Wulandari. Dia menjelaskan bahwa penutupan sendiri dilakukan selama dua pekan. Untuk pasar hewan lain seperti Munggi yang terletak di Kapanewon Semanu menurutnya kebijakan penutupan merupakan wewenang dari Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul.

“Ada sejumlah 6 ekor Sapi bergejala PMK (Penyakit Mulut dan Kaki). Sapi-sapi tersebut dibawa pedagang untuk dijual ke pasar,”kata Wibawanti.

Baca Juga:  Sepanjang Tahun 2021, 37 Warga Gunungkidul Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

Menurutnya, Sapi itu terdapat gejala seperti air liur yang berlebihan dan menggantung. Sementara itu gejala lainnya adalah Sapi mengalami demam tinggi serta terdapat luka bisul seperti sariawan di bagian mulut.

“Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penularan dengan secara ketat melakukan
pengecekan dan pengetatan lalu lintas hewan,” terang Wibawanti.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.