Dinyatakan Positif Covid-19, Jenazah Pensiunan TNI Sempat Ditolak Warga

  • Bagikan
IMG 20210611 WA0044
IMG 20210611 WA0044

Ponjong, (kupass.com)–Sejumlah warga Padukuhan Trengguno Lor, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong menolak pemakaman jenazah S warga Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu. Jenazah S yang merupakan pensiunan TNI itu ditolak dimakamkan di wilayah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Trengguno Lor lantaran dinyatakan positif Covid-19.

Sebelum dilakukan pemakaman bahkan beberapa warga setempat meminta penggali kubur untuk menghentikan aktifitas penggalian.
Penolakan terjadi lantaran beberapa oknum warga khawatir lingkungan setempat terpapar akan virus Covid-19 tersebut.

Aksi penolakan itu akhirnya diselesaikan dengan mediasi dan difasilitasi oleh Pemerintah Kalurahan, Aparat Polsek dan Koramil Ponjong.

Jenazah purnawirawan TNI itu akhirnya dimakamkan di Padukuhan Kalangbangi Wetan, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu meskipun yang bersangkutan tinggal di Padukuhan Trengguno Lor.

Baca Juga:  Universitas Janabadra Tandatangani MoU Dengan Pemkab Gunungkidul

Kepala PMI Gunungkidul Iswandoyo menjelaskan bahwa, pihak PMI dimintai oleh pihak Pemkal untuk memakamkan jenazah yang dinyatakan terkonfirmasi positif dengan prosedur Covid-19.

“Meninggalnya pada Jumat pagi, PMI dimintai bantuan pemakama saja. Ada penolakan warga saat dimakamkan ke TPU Trengguno Lor sehingga akhirnya dimakamkan di wilayah Kalurahan Ngeposari,”kata Iswandoyo.

Terpisah Kapolsek Ponjong Kompol Sudono ketika dikonfirmasi menampik bahwa ada penolakan dari warga masyarakat. Kejadian tersebut menurutnya hanyalah mis komunikasi saja.

“Beliau adalah mantan Danramil Ponjong. Tidak ada penolakan, sebenarnya sudah dibikinkan liang lahatnya tapi pihak keluarga meminta dimakamkan dimana beliau tinggal,”kata Sudono.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *