Depresi, Seorang Perempuan Paruh Baya Nekat Gantung Diri

Jenazah Korban Gantung Diri
Jenazah Korban Gantung Diri

Wonosari, (kupass.com)–Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri lagi-lagi kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Seorang perempuan paruh baya Nth (67) warga Padukuhan Wareng II, Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (12/10/2022).

Kapolsek Wonosari Kompol Edi Purnomo menjelaskan bahwa, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15.30 WIB. Saat itu salah satu saksi kejadian berniat menengok keadaan Nth lantaran dia sudah sejak bulan februari terlihat mengalami depresi.

“Saat menengok korban dirumah sebelahnya, sudah mendapati dalam keadaan tergantung menggunakan jarik gendong warna biru tua pada kusen pintu samping rumah,”jelas Kapolsek.

Melihat peristiwa itu, saksi kemudian meminta bantuan kepada warga setempat. Selanjutnya warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonosari.

“Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Wonosari I dan Inafis tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kejadian ini murni bunuh diri. Sejak bulan februari korban memang mengalami depresi, dan sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 4 kali,”pungkas Kapolsek.

PERINGATAN
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa.

Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Ada pula nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam. (Jarwanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *