Depresi Himpitan Ekonomi, Lansia Gantung Diri Dengan Posisi Jongkok

  • Bagikan
InShot 20210806 150059104
InShot 20210806 150059104

Playen, (kupass.com)–Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Jumat (06/08/2021). Seorang lansia yang diketahui berinisial S (84) warga Padukuhan Ngasem, Kalurahan Getas, Kapanewon Playen mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah blandar dalam rumahnya.

Aksi nekat tersebut diketahui pertama kali oleh istrinya bernama Watinem (70). Yang bersangkutan melakukan gantung diri lantaran depresi, diduga masalah himpitan ekonomi.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut sekira pukul 09.30 WIB. Saat itu S bersama istrinya duduk di ruang tamu. Keduanya bersantai sambil minum air putih (wedangan). Selang beberapa lama Watinem meninggalkannya berpamitan masuk kamar untuk tidur siang.

“Setelah kurang lebih 1 jam tidur, sang istri terbangun kemudian memangil manggil suaminya.
Namun kaget bukan main setelah melihat S dalam keadaan tergantung di blandar bagian ruang tamu,”kata Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga:  KH Samin Fauzy: Satu Muharram, Umat Islam Diajak Memperkuat Keimanan, Aqidah dan Ketaqwaan

Saksi (Watinem) lantas berteriak minta tolong kepada para tetangga setempat. Peristiwa gantung diri tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Playen. Mendapatkan laporan, aparat TNI Polri dan tim medis Puskesmas setempat.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan. Peristiwa tersebut murni bunuh diri. Yang bersangkutan nekat mengakhiri hidupnya diduga karena himpitan ekonomi,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *