Air Banjir Kampung Nelayan Sudah Surut, Sebagian Pengungsi di Pos TNI AL Kembali Kerumah

IMG 20211111 WA0030
IMG 20211111 WA0030

Girisubo, (kupass.com)–Sebagian warga masyarakat di kampung nelayan Pantai Sadeng, Kalurahan Songbanyu sudah kembali ke rumahnya masing – masing, Jumat (12/11/2021). Mereka kembali lantaran air yang menggenangi rumahnya sudah surut.

Hal ini disampaikan oleh Panewu Anom Kapanewon Girisubo Arif Yahya. Dia menuturkan bahwa air yang sebelumnya menggenangi kampung nelayan setinggi satu meter terpantau surut. Namun demikian pengungsi Lansia dan anak – anak diminta untuk tetap di Pos TNI AL.

“Masih ada yang tinggal di pengungsian untuk sementara waktu karena curah hujan masih tinggi,”katanya.

Terpisah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki menjelaskan, hampir di semua wilayah Gunungkidul pada Kamis (11/11/2021) mengalami hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Menurut Edy, banjir yang terjadi di kampung nelayan pantai Sadeng Kapanewon Girisubo berdampak pada puluhan rumah di kawasan tersebut.

“Banjir menggenangi rumah, setidaknya ada 27 Kepala Keluarga terpaksa mengungsi ke Pos TNI AL.

Selain di pantai Sadeng, intensitas hujan tinggi juga mebuat banjir di Padukuhan Pringluwang Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong. Air hujan menggenangi rumah warga setempat dengan ketinggian 50 cm hingga 1 meter.

“Ada 23 KK sementara mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Mereka sudah kembali ke rumah masing-masing,”ucapnya.

Selain bencana banjir, sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul juga mengalami longsor. BPBD Kabupaten Gunungkidul mencatat terdapat sebanyak 7 titik yakni talud milik warga Padukuhan Candi, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, dan talud pekarangan rumah warga di Padukuhan Karanglor, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari.

Lokasi lainnya yakni talud di Padukuhan Putat I, Kalurahan Putat dan SD N Panjatan Salam, Padukuhan Salam, serta Padukuhan Putat II, Kalurahan Putat. Tiga lokasi tersebut berada di Kapanewon Patuk. Longsor lainnya terjadi di tanah milik dua warga Padukuhan Bedoyo Kulon, Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong.

“Kami berpesan kepada warga masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan saat ini,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.