Hadiah Proses Perjuangan Panjang SNBT

Wonosari, (kupass.com)–Senyum ceria nampak pada belasan siswa SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul pada Kamis (13/6/2024). Pasalnya mereka dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Perguruan Tinggi Negeri.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul, Dwi Yulianti mengatakan, jumlah siswa-siswinya yang diterima Perguruan Tinggi Negeri melalui SNBT terdapat 17 siswa.

“Ada 37 siswa yang mendaftar jalur SNBT, 17 yang diterima, jika diprosentase 46% ini capaian luar biasa pada tahun ini yang wajib kita syukuri,” ujarnya.

Yuli menambahkan, pada tahun 2023 lalu hanya ada satu siswa yang diterima. Sedangkan pendaftarnya ada 31 orang, sehingga prosentasenya 3%. Maka melihat hal demikian membuat sekolah semakin tertantang untuk meningkatkan capaian pada tahun selanjutnya.

“Segala upaya kami lakukan dalam rangka peningkatan capaian di tahun ini melalui intensitas pendampingan materi SNBT, try out dan juga taqarrub ilallah,” imbuh Yuli.

Adapun 17 siswa tersebut merupakan siswa program Boarding dsn Full Day yaitu Ahmad Hanif Hisyam Jamil : D4 Akuntansi (UNY). Azahra Nur Aini : S1 Psikologi (UIN Sunan Kalijaga). Rizky Nugraha Jati : D4 Usaha Perjalanan Wisata (Politeknik Negeri Malang)

Nabila Rahmaningtyas Azzahra : S1 Pend Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (UNY). Nurul Evi Rahmawati : S1 Pendidikan Bahasa Inggris (UNY). Khairunnisa Azzahra : S1 Pend. Bahasa Jawa (UNY). Qonita Rifdah H. : S1 PGSD (UNS)

M.Ilham Farras : D3 Teknologi Hasil Pertanian (UNS). Rara Nur Selviani P : S1 PKn (UNY). Vikri R. H : S1 Ilmu Sejarah (Universitas Negeri Malang). Gibran Al Jaelani : S1 Ilmu Komunikasi (UIN Sunan Kalijaga).
M. Fahrur Rohman : D3 Administrasi Bisnis (Politeknik Negeri Bali).

Latifa Nur Rahmadhani : S1 Matematika (UIN Sunan Kalijaga). Fahma Arifa Noor S. : D3 Agribisnis (Universitas Jenderal Soedirman) Indana Zulfa : S1 Ilmu Perpustakaan (UIN Sunan Kalijaga). Rifqi Hadi W : S1 Arsitektur ( UIN Sunan Kalijaga) dan Rima Fitri Athifah : S1 Pendidikan Luar Sekolah (Universitas Negeri Semarang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *