Habis Vaksin, Dua Tenaga Pendidik Rasakan Gemetar Dan Nyaris Pingsan

  • Bagikan
Images (44)
Images (44)

Gedangsari, (kupass.com)–Sriyanta salah seorang tenaga pendidik yang bertugas di SD N Sampang, Kepanewon Gedangsari mengalami gemetar dan keringat dingin. Yang bersangkutan mengalami kondisi tersebut setelah mengikuti vaksinasi tenaga pendidik di Puskesmas Gedangsari 2 pada Jumat (05/03/2021) lalu.

Kepada kupass.com Sriyanta mengaku sempat tidak berdaya karena tensinya yang mengalami naik turun. Selain gemetar dia juga merasakan pusing dan tidak kuat untuk berdiri ketika hendak melaksanakan sholat.

“Semakin hari semakin ringan, Sudah ada petugas puskesmas yang datang memberikan vitamin dan dilayani dengan baik. Tidak perlu takut,”kata Sriyanta, Senin (09/03/2021).

Sementara itu tenaga pendidik lainnya yakni Baryono warga Kalurahan Jepitu, Kepanewon Girisubo merasakan hal serupa setelah mengikuti vakainasi. Dia yang bertugas di SD N Jepitu 3 itu mengalami flu berat setelah disuntik vaksin Sinovac.

Baca Juga:  Gunungkidul Masuk Pemantauan Pemerintah Pusat, Jika Angka Covid-19 Tak Turun PSBB Bakal Diperpajang

“Padahal saya jarang merasakan pilek (flu). Kamis (04/03/2021) kemarin saya vaksin, paginya disuntik sorenya langsung merasakan keringat dingin dan nyaris pingsan,”katanya.

Berbeda dengan Sriyanta, Baryono hingga saat ini belum didatangi oleh petugas medis Puskesmas Girisubo.

Terpisah Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul Sumitro mengaku belum mendapatkan laporan dari pihak Puskesmas. Pihaknya masih akan melakukan pengecekan atas peristiwa tersebut.

“Sampai saat ini belum ada kasus yang serius, saya cek dulu. Paling kasusnya selama ini efeknya cuma gatal, ngantuk dan lapar,”kata Sumitro.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty menjelaskan, setiap orang mempunyai reaksi berbeda – beda terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh termasuk setelah vaksinasi.

“Semoga gakpapa yang penting dalam pantauan,”terang Dewi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *