Bertema Nyawiji Makarti, Generasi Muda Siswa Mujahidin Diajak Lestarikan Budaya Dari Sabang Sampai Merauke

Gunungkidul, (kupass.com)–SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul menggelar kegiatan Gelar Budaya dengan tema Nyawiji Makarti. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat generasi muda turut menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia.

Ketua panitia Gelar Budaya, Albina Khanza Ramadhany mengatakan bahwa kegiatan ini
dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, yakni sekolah menjunjung tinggi budi pekerti ini menampilkan kebudayaan daerah dari Sabang hingga Merauke.
Kegiatan terlaksana dengan harapan seluruh siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin sebagai generasi muda (Gen-Z) mampu mengembangkan dan meningkatkan upaya dalam melestarikan kebudayaan.

“Harapan kami kebudayan warisan nenek moyang tidak punah dan tergerus oleh perkembangan zaman,”katanya, Sabtu (11/05/2024).

Siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin tersebut menilai, dengan gelar budaya ini, dia dan teman-temannya dipersiapkan menjadi Pelajar Pancasila yang berkompetensi.

“Tentunya juga memiliki nilai-nilai luhur Pancasila, serta ikut andil dalam mewujudkan Generasi Emas untuk terus menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan adi luhung,” terangnya.

Sementara itu Kepala SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Agus Suroyo mengatakan, budaya memiliki peran penting dalam pendidikan. Gelar budaya tersebut untuk melestarikan kebudayaan dari Sabang hingga Merauke, tidak di lingkup Yogyakarta saja.

“Para siswa terlibat secara langsung mulai dari mencari sponsor untuk acara tersebut hingga acara sukses digelar, siswa juga dituntur untuk kreatif dalam menampilkan budaya Nusantara,”terangnya.

Dengan mengangkat tema Nyawiji Makarti tersebut diharapkan mampu memberikan pelajaran bagi seluruh siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin dengan ikut berperan serta sebagai generasi muda untukmenjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas 7 dan 8 diberikan wadah untuk berkarya dan berproses dalam menghasilkan sebuah pentas budaya nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *