Tim Sasar Sisir Vaksinasi Masal Gencarkan di Wilayah Zona Selatan

  • Bagikan
Vaksinasi
Vaksinasi

Tepus, (kupass.com)–Vaksinasi masal sasar sisir gencar melaksanakan kegiatan di wilayah zona selatan. Kali ini vaksinasi kolaborasi Dinas Kesehatan dan Badan Intelijen Negara (BIN) menyasar warga masyarakat umum mayoritas lansia di Padukuhan Pulegundes 1, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Kamis (16/12/2021).

Berdasarkan evaluasi, progres vaksinasi mengalami perlambatan belakangan ini. Dari beberapa kategori sasaran, lansia tergolong merupakan sasaran yang capaiannya rendah daripada kategori yang lain.

Perwakilan BIN DIY Eko Susilo mengatakan bahwa, vaksinasi massal di wilayah zona selatan Gunungkidul ini, penyelenggara menargetkan diikuti antara 500 sampai dengan 1000 sasaran.

“Hari ke empat dari ‘Pekan Sasar Sisir Warga Belum Vaksin’ yang digagas Tim Mobile Vaksin BIN bersama Dinkes ini, menyasar wilayah Tepus. Target sama dengan wilayah capaian rendah lainnya, 500 sampai dengan 1000 rang,” ujarnya.

Berbeda dengan Kapanewon lain sebelumnya, dengan mempertimbangkan medan geografis yang ada “Tim Sasar Sisir” harus kerja ekstra dalam mempersiapkannya. Persiapan vaksinasi di wilayah Tepus dianggap paling lama dibanding wilayah sasaran yang lain.

“Sejak seminggu sebelumnya sudah dilalukan pendataan. Kami minta para pemangku wilayah memastikan data warga yang belum vaksin. Jangan sampai Tim jauh jauh menyasar ke wilayah paling selatan ini tanpa hasil maksimal. Dan alhamdulillah hari ini terlaksana,”imbuhnya.

Baca Juga:  Ribuan Vaksin Tertahan di Gudang Dinkes Bakal Segera Kedaluarsa, Uang Negara Berpotensi Terbuang Sia - sia

Lurah Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Evi Nurcahyani mengatakan bahwa sebagian besar warga di wilayahnya yang belum menerima vaksin kategorinya lansia.

“Sebagian besar yang belum tervaksin adalah lansia. Dari keseluruhan kategori sasaran, total yang belum vaksin 828 warga,”tuturnya.

Penyebabnya, lebih jauh Evi sampaikan, diantaranya karena tekanan darah lansia tak memenuhi syarat menerima vaksin.

“Selain itu jarak ke lokasi vaksinasi rutin seperti puskesmas cukup jauh, jika tak ada yang mengantar jelas tidak memungkinkan,”imbuhnya.

Dikesempatan yang sama Panewu Anom Tepus Sigit Pramujianto optimis target vaksinasi di wilayah Kapanewon Tepus dapat tercapai. Gugus tugas Covid-19 Kapanewon Tepus berencana akan jemput bola ke wilayah kawasan wisata.

“Para pedagang (pelaku wisata) di tempat destinasi wisata akan kita datangi untuk vaksinasi,”katanya.

Kapanewon Tepus menjadi salah satu dari 6 kapanewon yang masih kesulitan melampaui angka 70 persen vaksinasi di Kabupaten Gunungkidul. Dari 33.855 jumlah sasaran yang ada, baru 21.888 warga atau 64,65 persen yang telah tervaksin dosis 1. Adapun untuk dosis 2 juga tercatat kurang dari 50 persen. Daerah-daerah yang rendah capaian vaksinasinya tersebut membuat prosentase akumulasi vaksinasi di Gunungkidul stagnan di bawah angka 90 persen.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *