Sosialisasi Pancasila, GKR Hemas Gandeng Perwosi Gunungkidul

Wonosari, (kupass.com)–Anggota MPR RI GKR Hemas melakukan kegiatan Sosialisasi Pancasila ketika mengunjungi Persatuan Wanita Olah Raga Indonesia di Gunungkidul pada Hari Selasa, 21 Februari 2023. Kegiatan Sosialisasi ini sekaligus dipadukan dengan kegiatan Senam Massal dan Pemeriksaan Kesehatan jantung.

Acara ini diikuti oleh kurang lebih 350 orang, termasuk para pejabat di Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan Sosialisasi Pancasila memang selalu dipadukan dengan kegiatan kemasyarakatan yang menarik untuk memastikan bahwa Pancasila bisa menyentuh berbagai kalangan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa para wanita, para pencinta olah raga, dan para aktivis pendukung Kesehatan juga megerti akan nilai-nilai dasar dari Pancasila. Selain itu, masyarakat tentunya harus tetap sehat dan bugar, sehingga bisa mengerjakan semua kegiatan sehari-hari, terutama pada masa pasca pandemi ini,”terangnya.

Dalam pengarahan dan sambutannya, Hemas menegaskan tentang kebangkitan kembali bangsa Indonesia. Setelah sempat terhambat dan bahkan mengalami penurunan selama kurang lebih 2 tahun, perekonomian Indonesia dan khususnya Jogja tumbuh dengan cepat. Jauh lebih cepat dari negara lain. Pertumbuhan ini tentunya tidak lepas dari kuatnya semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila yang meresap ke dalam hati rakyat Indonesia. Hemas menegaskan bahwa Pancasila yang muncul dari dalam hati dan terwujud dalam kegiatan sehari-hari sangat mendukung keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Semangat Pancasila juga yang menyebabkan rakyat Indonesia bisa menikmati keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi itu tanpa gangguan yang berarti.

“Semua rakyat Indonesia adalah insan yang beragama. Bila tuntunan agama bisa dijalankan dengan baik, maka rasa aman, teduh, kebaikan, dan kemuliaan akan tumbuh di seluruh anggota masyarakat,”imbuhnya.

Hemas juga menegaskan pentingnya penegakan hukum yang disertai dengan rasa kemanusiaan. Hukum harus memberikan rasa keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Hukum juga harus melindungi semua elemen masyarakat, meskipun dengan status sosial yang paling bawah. Penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak pandang status, merupakan nilai utama dari Pancasila.

Selain menekankan semangat persatuan dan keadilan hukum, Hemas juga menyampaikan tentang sistem pemerintahan yang ada di Indonesia. Sila ke empat Pancasila membawa Indonesia ke dalam sistem politik demokrasi. Sekarang setiap 5 tahun Indonesia akan menjalankan pemilu, untuk memilih Presiden, dan juga para wakil rakyat. Pemilunya akan dilakukan tanggal 14 Februari tahun 2024, sementara pemilu untuk kepala daerah atau Pilkada akan dilakukan pada bulan November tahun yang sama.

“Kami berpesan agar semua anggota masyarakat termasuk penduduk Gunungkidul untuk selalu menjaga kondusivitas seputar penyelenggaraan pemilu. Tentunya akan banyak sekali keramaian dan agenda kampanye yang melibatkan anggota masyarakat. Potensi gesekan dan gangguan keamanan akan selalu ada, dan sebaiknya penjagaan ketertiban dimulai dari diri sendiri,”imbuhnya.

Sosialisasi Pancasila dari GKR Hemas ini juga memuji pertumbuhan ekonomi Gunungkidul, yang merupakan bagian dari wujud nyata sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Gunungkidul yang dulu diklaim sebagai wilayah yang penuh dengan kekeringan, kelaparan dan bencana, saat ini sudah berubah menjadi kawasan yang maju. Berbagai destinasi wisata tersebar di seluruh pojok Gunungkidul. Mulai dari rumah tradisional yang merupakan cagar budaya, Goa Pindul, hingga jejeran pantai yang indah di pesisir selatan.

“Jalan raya semuanya sudah lebar, lurus, dan halus. Bahkan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) akan segera diresmikan. Semunya memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Jogja yang mencapai 5,15% pada tahun 2022,”bebernya.

Hemas menutup sambutannya dengan mengingatkan berbagai peristiwa penting yang terjadi bulan Februari, seperti Berdirinya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tanggal 13 Februari, Isra’ Mi’raj tanggal 18 Februari, dan Tingalan Jumenengan Dalem tanggal 20 Februari 2023. Semua kegiatan peringatan itu akan menambah semangat bangsa Indonesia untuk terus menjaga dan melestarikan Pancasila seperti yang selalu dilakukan oleh masyarakat Jogja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *