Sasar Santri, BIN Bersama Kemenag Mentargetkan Vaksinasi Selesai September

  • Bagikan
IMG 20210903 095041
IMG 20210903 095041

Wonosari, (kupass.com)–Badan Intelijen Negara (BIN) DIY terus gencar melakukan vaksinasi masal. Bersama Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul, vaksinasi ditargetkan rampung pada bulan September dengan sasaran santri pondok pesantren.

Mewakili BIN DIY Eko Susilo mengatakan, pada Jumat (03/09/2021) pihaknya melakukan vaksinasi masal tahap dua di Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad (Ponpes DQI) yang terletak di Padukuhan Ledoksari, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari.
Dengan pelaksanaan vaksin dosis 2 ini saat ini masih menyisakan sebanyak 150 santri yang belum tervaksin.

“Itu karena masih anak anak di bawah usia 12 tahun. Mereka yang belum tervaksin bakal diikutsertakan pada vaksinasi pelajar selanjutnya di sekolah atau pesantren terdekat. Dalam waktu dekat ini 100% santri dan 180 pengasuh seperti ustad serta gurunya sudah tervaksin,”kata Eko.

Ponpes yang diasuh oleh KH. A. Kharis Masduqi itu memiliki santri dan pelajar sebanyak 1.410 orang dengan rincian 946 santri mukim (tinggal di Ponpes), dan 464 non mukim. Sebanyak 899 santri saat ini telah dilakukan vaksin lanjutan (dosis 2) usai dosis pertama sudah dilakukan pada 03 Agustus 2021 lalu.

“Capaian vaksinasi 100% di Ponpes DQI ini, bakal dijadikan contoh model vaksinasi pesantren sebagai syarat pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dan pesantren, harapannya juga segera diwujudkan diseluruh sekolah dan pesantren dan Kabupaten Gunungkidul menjadi yang pertama menerapkan PTM bagi pelajar dan pondok pesantren,”imbuhnya.

Baca Juga:  Girisubo Jadi Kluster Pengembangan Wisata Sektor Timur Dan Utara

Sementara itu Kepala Kemenag Gunungkidul, Sya’ban Nuroni menjelaskan bahwa di Gunungkidul sendir terdapat sejumlah 36 pondok pesantren yang resmi terdaftar di Kantor Kemenag. Dan pihaknya kini tengah mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi di semua pondok pesantren dan Madrasah Aliyah.

Dia berujar bahwa vaksinasi di Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah masih minim. Dari total sejumlah 36 Pondok Pesantren dan Madrasah Aliyah, baru 2 pondok pesantren yang menyelenggarakan vaksinasi yaitu Darul Quran Wal Irsyad Kapanewon Wonosari dan Al Mujahidin Playen.

“Kita siapkan semua santri dan unsur pengelola lainnya,”katanya.

Kemenag sendiri telah berusaha mempercepat pelaksanaan vaksinasi di lingkungan Pondok Pesantren. Dengan dukungan beberapa stake holder di antaranya BIN dan Dinas Kesehatan, mereka mulai melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Vaksinasi tahap kedua mulai mereka laksanakan di Pondok Pesantren Darrul Quran Wal Irsyad di Wonosari.

“Sebanyak 800 santri pondok pesantren tersebut mendapatkan vaksin sinovac setelah semua santri mendapatkan vaksinasi dosis pertama beberapa pekan lalu,”tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *