Gunungkidul Mulai Sering Terima Jenazah Asal Jabodetabek Sar

Ratusan Jenazah Ditangani Dengan Prosedur Covid-19 di Gunungkidul, Tertinggi Se Indonesia

Wonosari, (kupass.com)–Penanganan kasus kematian dengan pemakaman standar Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul tercatat cukup tinggi. Sejak Covid-19 melanda pada bulan April 2019 lalu Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul telah melakukan pemakaman dan pemulasaran jenazah sebanyak ratusan kasus.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo. Dia membeberkan bahwa, jumlah jenazah yang sudah ditangani oleh PMI Gunungkidul merupakan paling banyak se Indonesia.

“Data ini diinformasikan oleh PMI pusat. Sementara pada urutan kedua berada di PMI Kota Bogor Jawa Barat,”kata Iswandoyo, Senin (26/04/2021).

Data yang tercatat di PMI Gunungkidul, dari tanggal 13 April 2020 sampai tanggal 14 April 2021 ada sebanyak total 370 pemakaman jenazah. Dari jumlah pemakaman tersebut, terdapat sebanyak 145 jenazah kasus non-Covid-19, 75 jenazah positif, 43 jenazah status Probable, dan 103 jenazah berstatus Suspect.

Baca Juga:  Antisipasi Dampak Fenomena Perubahan Iklim Ekstrim, Para Petani Menjalani Sekolah Lapang Iklim

“Ada 4 jenazah berstatus infeksius namun bukan Covid-19. Sementara hingga bulan April 2021 kami telah menangani sebanyak 111 pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19,”katanya.

Dia berujar bahwa PMI sebenarnya tetap memberikan pilihan pada keluarga atau Pemerintah kalurahan setempat terkait tata cara pemakaman. Pilihan tersebut dilakukan apakah mereka proses pemakaman dilakukan oleh relawan atau secara mandiri (oleh keluarganya).

“Jika mandiri kami hanya mendampingi namun jika diperlukan kami memberikan bantuan,”terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *