IMG 20201221 082909

Polisi Bakal Bubarkan Masyarakat Yang Berkerumun Saat Malam Pergantian Tahun Baru

Wonosari, (kupass.com)–Jajaran Aparat Polres Gunungkidul bakal melakukan pembubaran bagi warga masyarakat yang nekat berkerumun saat malam pergantian tahun baru. Tidakan tegas pembubaran paksa itu dilakukan Polisi apabila terdapat masyarakat yang nekat berkerumun meskipun sudah dihimbau untuk membubarkan diri.

Disampaikan oleh Wakapolres Gunungkidul Kompol Supriantoro bahwa, tidakan tegas itu dilakukan untuk menjaga warga masyarakat khususnya di Gunungkidul dari penularan Covid-19. Namun demikian Polisi akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tentang kriteria penilaian layak tidaknya kerumunan yang harus dibubarkan.

“Kita patroli memantau tempat yang berpotensi melakukan kerumunan. Kalau layak dibubarkan maka akan kita tindak,”ujar Wakapolres saat ikut melaksanakan Upacara Lilin Progo di Alun – alun Wonosari, Senin (21/12/2020).

Sementara itu Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengutarakan, berdasarkan perintah Bupati Gunungkidul Hj Badingah, jika terdapat acara yang sifatnya berpotensi menimbulkan kerumunan maka tidak diperbolehkan melebihi pukul 22.00 WIB. Immawan berujar bahwa saat ini angka penambahan orang tertular Covid-19 di Gunungkidul semakin riil.

Baca Juga:  KNPI Gunungkidul Latih OKP Tentang Pembentukan Kader Kepemimpinan

“Walaupun terendah di DIY tapi kalau sehari 50 orang positif jangan dianggap enteng. Pandangan yang menyepelekan tentang protokol kesehatan harus diakhiri, karena biayanya mahal dan sungguh – sungguh sakit,”katanya.

Dia mengajak kepada seluruh masyarakat Gunungkidul agar tidak melaksanakan pesta pergantian tahun pada tanggal 31 Desember 2020. Kegiatan seperti pesta kembang api di lokasi tertentu telah dilaksanakan setiap tahunnya, namun dengan kondisi pandemi Covid-19 seyogyanya perayaan malam tahun baru tidak diasumsikan sebagai kegiatan rutin di masa normal.

“Hal yang sifatnya kontroversi itu harus diakhiri. Potensi virus Corona sangat besar termasuk di Gunungkidul,”tandas Immawan.

162 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *