Ditengah Harga Beras Mahal, Bupati Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah

Nglipar, (kupass.com)–Bupati Gunungkidul Sunaryanta secara simbolis menyerahkan bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di tujuh Kalurahan di wilayah Kapanewon Nglipar. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk bulan Maret yang akan diberikan mulai Tanggal 18-25 Maret 2024, Senin (18/03/2024).

Dalam sambutannya Sunaryanta berharap bahwa masyarakat penerima bantuan ini agar memanfaatkan sebaik mungkin utamanya ditengah harga beras yang relatif mahal. Selain di Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Bupati juga menyerahkan Bantuan beras CPP di Kalurahan Nglipar, Pengkol, Kedungpoh, Katongan, Pilangrejo dan Natah. Penyerahan bantuan ini serentak dilaksanalan mulai hari ini.

“Total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kapanewon Nglipar mencapai 4.683 orang. dengan total bantuan beras mencapai 46.833 ton,”kata Sunaryanta di Balai Kalurahan Kedungkeris.

Bantuan Beras CPP ini akan diberikan oleh pemerintah hingga bulan Juni mendatang. Masyarakat prasejahtera diminta dapat memanfaatkan bantuan dengan baik utamanya menjelang lebaran sebagai stok kebutuhan sehari-hari.

“Saat ini sudah ada beberapa wilayah yang panen, semoga kebutuhan pangan khusunya beras tetap lancar dan harga kembali stabil,” katanya.

Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta membeberkan bahwa, pelaksanaan Penyaluran Cadangan Pangan pemerintah berpedoman pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 19 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor : 01/TS.03.03/K/1/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk Pemberian Bantuan Pangan Tahun 2024.

“Keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan Penyaluran Pemberian Bantuan Pangan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terlebih Panewu dan Lurah se Kabupaten Gunungkidul dalam mensosialisasikan dan membantu pada saat penyaluran dititik distribusi dilaksanakan,”katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *