Digadang Dapat Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Melalui Sektor Pertanian, Ribuan Alpukat Ditanam di Kalurahan Wunung

Penanaman Ribuan Pohon Alpukat Bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta
Penanaman Ribuan Pohon Alpukat Bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta

Wonosari, (kupass.com) — Ribuan bibit buah jenis Alpukat di tanam di lahan seluas 5 hektar di wilayah Padukuhan Teguhan Kalurahan Wunung Kapanewon Wonosari, Rabu (09/02/2022). Penanaman oleh kelompok tani dan Bupati Gunungkidul Sunaryanta dilakukan di beberapa lokasi lahan pekarangan milik masyarakat setempat.

Sebanyak 2000 bibit tanaman keras jenis Alpukat ini merupakan bantuan dari Lembaga manajemen infaq (LMI) dan CSR PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Bantuan ini disebut merupakan upaya penyaluran dana infaq serta sinergi dengan program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, edukasi, pendampingan dan konservasi alam.

“Dampaknya nanti akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Mudah-mudahan dengan tanaman ini akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan. Bantuan dan pendampingan menjadi penting dalam rangka meningkatkan taraf hidup melalui potensi yang ada baik sektor pertanian dan sektor lainya termasuk Sumber Daya Manusia (SDM)”

Kata Bupati Sunaryanta.

Penanaman Ribuan Alpukat Ditanam Di Kalurahan Wunung Bersama Bupati Sunaryanta
Penanaman Ribuan Alpukat Ditanam Di Kalurahan Wunung Bersama Bupati Sunaryanta

Sementara itu Lurah Wunung, Kapanewon Wonosari Sudarto mengatakan bahwa, penanaman ini disebut sebagai upaya menjaga kelestarian alam. Dia meyakini tanaman buah Alpukat ini nantinya memiliki nilai manfaat berupa hasil yang dapat mewujudkan wisata agro.

“Dan juga pendidikan yang di intergrasikan dengan obyek wisata alam lainya yang sudah ada”

Dalam kesempatan yang sama Direktur LMI DIY Citra Widuri mengatakan bahwa, program yang di mulai sejak 2017 ini rutin dilakukan oleh LMI. Kegiatan penanaman dan ekpedisi dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat. Saat ini pihaknya telah menyalurkan penananman sebanyak 50 ribu bibit pohon dan 40 ribu pohon sampai tahun 2023 mendatang.

“Dengan menerapkan Konsep penanaman jenis pohon produktif, lahan yang dekat dengan pemukiman diharapkan akan memberikan kemudahan dalam perawatannya. Sementara itu jika jauh dengan pemukiman akan di arahkan pada jenis pohon untuk penahan air”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.