Dewan Sidak Gudang Vaksin Dinas Kesehatan, Ini Hasilnya

  • Bagikan
IMG 20210623 104228
IMG 20210623 104228

Wonosari, (kupass.com)–Ketua DPRD Gunungkidul Endah Kuntariningsih melakukan inspeksi mendadak ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Rabu (23/06/2021). Bersama anggota DPRD Komisi D, Endah mengecek secara langsung gudang tempat penyimpanan berbagai jenis vaksin.

Endah mengatakan bahwa sidak yang bersama Komisi D itu dilakukan untuk memastikan kondisi serta persediaan vaksin Covid-19. Usai mendatangi lokasi gudang, sejumlah anggota dewan langsung memasuki ruang Cold Room (pendingin) di Dinkes Gunungkidul.

“Kami melihat langsung dan memastikan persediaan dan kondisi vaksin sudah terkonfirmasi,”kata Ketua Dewan.

Menurut Endah, saat mengkonfirmasi kebenaran terkait masa berlaku vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca yang akan habis pada tanggal 30 bulan Juni 2021. Dosis Vaksin jenis AstraZeneca tersebut diketahui terdapat sejumlah 3.150 sesuai data Dinkes.

Dalam sidaknya Endah dan komisi D mendapatkan keterangan dari Dinkes bahwa dipastikan persediaan vaksin AstraZeneca tetap habis digunakan sebelum mengalami kadaluarsa. Pada hari ini vaksin yang masih berada di gudang penyimpanan bakal terdistribusi hari ini.

Baca Juga:  Dampak Covid-19, Angka Kemiskinan DIY 2020 Diatas Tahun Pertama RPJMD 2017 - 2022

“Menurut informasi memang yang kami dapat masa berlakunya sendiri telah ditentukan seperti itu,”terangnya.

DPRD telah memberikan rekomendasi agar vaksin yang tersedia segera mungkin dilakukan distribusi sehingga dapat digunakan tepat sesuai sasaran.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan bahwa, sebanyak ribuan vaksin Covid-19 AstraZeneca tersisa telah didistribusikan ke fasilitas kesehatan (faskes) yang melaksanakan vaksinasi.

“Terakhir Llsejumlah 490 dosis dan itu sudah diminta oleh Puskesmas agar bisa langsung digunakan,” kata Dewi.

Dewi mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 19.450 dosis vaksin jenis Sinovac. Vaksin tersebut masa berlakunya berlangsung hingga bulan Oktober 2021. Menurutnya vaksin tersebut bakal digunakan untuk suntikan kedua serta pelaksanaan vaksinasi mulai 1 Juli nanti.

“Hari ini juga sudah mengajukan permohonan pengadaan vaksin AstraZeneca ke provinsi. Adapun jumlah yang dibutuhkan sebanyak 7.500 dosis. Itu nantinya bakal digunakan Polres Gunungkidul untuk vaksinasi massal dalam rangka Hari Bhayangkara,”terangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *