Bupati Diminta Tak Terjebak Dalam Seremonial Sambutan Prestasi Kalpataru, Begini Pesan Mitra Kritis

  • Bagikan
Penyambutan Suswaningsih
Penyambutan Suswaningsih

Wonosari, (kupass.com)–DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gunungkidul mengapresiasi prestasi yang diperoleh Penyuluh Pertanian BPP Kapanewon Rongkop Suswaningsih. Penghargaan Kalpataru yang diperolehnya merupakan kinerja yang berdaya guna dan patut untuk dicontoh para penyuluh di Kapanewon lain.

PAN yang menjadi mitra kritis berharap agar Bupati Gunungkidul Sunaryanta tidak terjebak dalam penyambutan seremonial. Kedepan Bupati diminta perlu memperhatikan suatu hal yang lebih urgent.

“Kami acungi jempol saudara Bupati yang telah mengapresiasi dan memberi penghargaan atas prestasi Penyuluh Pertanian Suswaningsih itu. Penghargaan ini wajib kita syukuri bersama. Namun disisi lain, kami sebagai mitra kritis mengingatkan bahwa disamping prestasi itu ada soal yang lebih urgen untuk diperhatikan dan tindaklanjuti,”kata Ketua DPD PAN Gunungkidul Arif Setyadi, Selasa (26/10/2021).

Secara rinci Arif berujar bahwa, soal kinerja berprestasi semacam itu dapat direplikasi untuk banyak tempat dan Penyuluh Pertanian lainnya di wilayah Gunungkidul. Prestasi Suswaningsih dalam mengubah lahan kritis menjadi produktif, konservasi lahan, meningkatkan ketahanan pangan dan pemanfaatan sumber pangan lokal perlu dicontoh kepada penyuluh lain.

Baca Juga:  Populasi Terbesar di DIY, Gunungkidul Dipilih Menjadi Pengembangan Swasembada Sapi

“Bupati bisa skemakan insentif untuk para Penyuluh Pertanian yang berprestasi. Kedua yakni soal ketercukupan Sumber Daya Manusia (SDM). Bupati harus mengetahui bahwa saat ini krisis jumlah Penyuluh Pertanian nyata ada didepan mata dan harus segera diatasi,”kata Anggota DPRD DIY itu.

Menyoal soal kualitas SDM Penyuluh Pertanian dan kesejahteraannya lanjut Arif, memang perlu dilakukan peningkatan. Sunaryanta diminta harus sigap membuat formula dalam mengambil kebijakan lokal yang strategis dan segera dijalankan. Kebijakan itu dilakukan lantaran terdapat hubungan erat pada kontribusi terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Gunungkidul adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 20,24 persen.

“Ini diharapkan bisa menjadi pemicu percepatan perbaikan pembangunan urusan pertanian. Momentum bagus seorang pegawai Penyuluh Pertanian berprestasi semacam ini jangan sampai terlewatkan,”ucapnya

Bupati Sunaryanta diminta tidak hanya terjebak seremonial penyambutannya semata. Sebagai Kepala Daerah dia diharapkan mampu untuk mengambil peluang yang lebih substantif dari momen ini.

“Jadikan momentum ini sebagai titik tolak percepatan mengatasi permasalahan – permasalahan di bidang pertanian,”pungkasnya.

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Smoga bisa menjadi spirit2 bagi penyuluh pertanian yg lain..juga bisa menumbuhkn penyuluh2 pertanian baru..karena minimnya penyuluh.
    Smoga petani Gunungkidul semakin Maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *